TP PKK Malaka Galakkan Vaccine Goes to School

- Editor

Kamis, 16 September 2021 - 17:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com -Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malaka, Maria Martina Nahak, M. Biomed, akan menggalakkan gerakan vaccine goes to school bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, TNI, Polri dan elemen terkait lainnya, yang bertujuan untuk menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Malaka dan seluru kegiatan masyarakat dapat dilaksanakan lagi,dan dilaunching pada Jumat, 17 September 2021 dan selanjutnya akan menyebar ke semua sekolah di seluruh Kabupaten Malaka.

Hal ini dibenarkan oleh ketua TP PKK Kabupaten Malaka, saat rapat persiapan kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Malaka, Kamis (16/09/2021).

“Selama ini vaksin untuk masyarakat sudah berjalan. Sementara itu untuk anak sekolah yang berusia 12-17 tahun, ibu hamil dan ibu menyusui belum seluruhnya disasar, sehingga gerakan ini akan sangat membantu untuk meningkatkan imun tubuh sasaran yang dimaksud,” ungkap Maria.

Maria menjelaskan terkait perhatian dan upaya yang dilakukan bersama elemen terkait ini adalah sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan herd immunity.

“Saya prediksi dengan adanya vaksin untuk masyarakat termasuk nantinya untuk anak sekolah, busui dan bumil sudah mencapai 70 persen, Kabupaten Malaka bisa mendapatkan herd immunity pada akhir November nanti, sehingga seluruh kegiatan kemasyarakatan sudah bisa kita laksanakan lagi”, jelas Maria.

Oleh karena itu kata Maria, kita harus bekerja bersama-sama, khusus vaksin yang dilakukan bagi anak sekolah ini akan sangat membantu untuk kegiatan belajar mengajar secara offline.

“Kita inginkan setelah vaksin masuk ke sekolah dan anak-anak sudah divaksin kegiatan belajar mengajar akan kembali efektif dan efisien. Karena selama ini belajar secara online banyak kendala yang dihadapi,” tutur Maria.

Baca Juga  Fokus Membangun Rai Malaka, Bupati Simon: Saya Belum Bersedia Jadi Ketum Aspeksindo

Sementara itu  Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Yohanes Klau mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan para siswa secara baik melalui para guru, sehingga ada pencerahan dan sosialisasi yang benar tentang vaksin.

Dirinya merincikan bahwa sampai sekarang data siswa SMP, SMA, SMK yang ada di Malaka sebanyak 16.077 siswa. Sehingga akan diatur mekanismenya sehingga semuanya bisa memperoleh vaksin pertama ini hingga batas waktu yang ditentukan.

“Kami juga inginkan anak-anak sekolah bisa mendapat perlindungan dengan vaksin, agar sekolah tatap muka bisa dilaksanakan lagi,” ungkap Yohanes.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Pascalia Frida Fahik, yang menginginkan masyarakat Malaka termasuk para siswa dapat menerima vaksin agar masyarakat memperoleh herd immunity dapat tercapai.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Perlindungan Anak, Yosefina Bete Manek menyatakan dukungan yang sama dengan tugas pokok dan fungsi masing.

Baca Juga  Kabag Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula Diperiksa Tipikor Polres Kupang

“Kami akan dukung dengan pemberitaan ke media sehingga masyarakat dan publik bisa mengetahuinya secara baik tentang kegiatan yang digalakkan ini,” ungkap Frida Klau dan ditambahkan Fien Bete Manek bahwa pihaknya akan mendukung dengan kehadiran Kader KB jika vaksin diperuntukkan bagi Bumil dan Busui.

Sebagai informasi, kegiatan Launching Vaccine Goes to School akan dilaksanakan di SMA Plus Santo Albertus Agung Weleun dengan menyasar 410 siswa dan 12 orang guru, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Selebihnya Tim Penggerak PKK bersama tim akan turun ke lapangan dengan jadwal yang sudah diatur untuk sekolah.

Rapat persiapan ini dihadiri para Kepala Sekolah dan anggota TP PKK Malaka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA