Jembatan Penghubung Seroja dan Gua Aplasi Nyaris Ambruk, Pemerintah Diminta Segera Atasi

- Editor

Senin, 1 Desember 2025 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Diguyur hujan lebat sepekan, jembatan penghubung dua wilayah, Seroja dan Gua Aplasi tepatnya di Jl. Kirab Remaja Gua Aplasi, RT 013/RW 06, nyaris ambruk akibat longsor dan fondasi tidak mampu menahan tekanan arus air kali yang sangat deras, Minggu, (30/11/2025).

Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Wilayah Kelurahan Kefamenanu Utara dan Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten TTU Mendapat Bantuan 20 Unit Handtraktor dari Kementerian Pertanian

Berdasarkan laporan dari warga sekitar, Sekundus Vitalis Nenat, sebagian aspal jalan dijembatan ambruk akibat curah hujan yang terbilang tinggi dan diduga juga karena desain struktur penahan di bawah jembatan kurang bagus sehingga mudah terkikis saat banjir dan dikuatirkan akan memicu kerusakan serius pada konstruksi jembatan penghubung itu.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air kali meningkat tajam. Pengendara roda empat diharapkan tidak melintas agar menghindari kecelakaan karena kuatirkan kondisinya rapuh dan rawan ambruk,” ujar kundus.

Pantauan media ini di lapangan, sisa badan jalan hanya tersisa sekitar 1 meter dan longsor yang menyebabkan keretakan aspal jalan di jembatan memancing kekhawatiran warga sekitar.

Baca Juga  Berikan Arahan Kepada Paskibra, Dandim TTU Minta Jaga Semangat, Kekompakan dan Disiplin

“Kami berharap dinas terkait segera membantu mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak agar aktivitas warga bisa kembali normal,” tutup Kundus.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA