GMNI Cabang Kefamenanu dan Kodim 1618/TTU Bahas Sejumlah Isu Krusial di Perbatasan

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto menggelar pertemuan dengan pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu bertempat di ruang kerja Dandim 1618/TTU.

Audiensi itu digelar Senin, (7/7/2025), di Kodim 1618/TTU, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.

Pertemuan itu membahas membahas isu-isu krusial seperti pembangunan pendidikan, pengolahan sumber daya lokal, serta dinamika di kawasan perbatasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran GMNI Cabang Kefamenanu.

“Hari ini kita menyambut dan berdiskusi dengan DPC GMNI Cabang Kefamenanu. Mereka sangat antusias dan menyampaikan tanggapan positifnya untuk kemajuan pendidikan dan dinamika di kawasan perbatasan khususnya di wilayah Kab. TTU,”ungkap Dandim 1618/TTU.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Malaka Penuhi Janji Kampanye di Masa 100 Hari Kerja

Terkait dengan itu, Dandim 1618/TTU menyampaikan kehadiran TNI sangat membantu masyarakat.

“Kodim TTU senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat, mulai dari penyediaan air bersih lewat sumur bor, pemanfaatan lahan tidur, hingga pembangunan fasilitas pertanian dan pendidikan. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat pembangunan daerah,” tegas Letkol Didit.

Mengenai isu batas wilayah yang turut diangkat dalam diskusi, Letkol Arm Didit, menekankan bahwa penyelesaian perbatasan bukan persoalan sepele.

“Diperlukan fakta yang valid dan pendekatan yang bijaksana. Kodim 1618/TTU tetap mengikuti petunjuk dari Komando Atas dalam menyikapi potensi konflik, termasuk jika harus ditempuh secara adat atau kekeluargaan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kodim TTU Dekatkan Pelayanan Air Bersih Kepada Masyarakat Desa Upfaon

Orang nomor di Kodim 1618/TTU itu, juga menyampaikan, bahwa Kodim telah aktif mendukung pembangunan wilayah perbatasan, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur pendidikan di SD Banu, seperti pembuatan WC, tower air, hingga jaringan Pipanisasi. Hal ini menjadi bukti bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga mitra pembangunan yang konsisten.

GMNI pun tak hanya datang dengan pertanyaan mereka datang membawa aspirasi rakyat. Salah satunya terkait kondisi sekolah di Desa Tublopo yang sangat memprihatinkan. Ketua GMNI TTU, Apri Amfotis, menyuarakan pentingnya perhatian terhadap fasilitas pendidikan di desa. Mendengar hal tersebut, Dandim 1618/TTU langsung menyanggupi akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Terima kasih kepada Komandan Kodim Bapak Dandim 1618/TTU, yang telah bersedia meluangkan waktu menerima kami. Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya memberi rasa aman, tapi juga harapan dan semangat membangun. GMNI, siap menjadi mitra strategis dalam membangun TTU,” ujar Apri .

Baca Juga  Dua Remaja Diamankan Atas Pembakaran Pohon Natal di Simpang Tiga Dalehi Kota Kefamenanu

GMNI memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Kodim 1618/TTU dalam membangun daerah, dari pinggiran perbatasan hingga jantung masyarakat. Kolaborasi ini dinilai sebagai bukti bahwa TNI benar-benar menyatu dengan rakyat, sebagaimana cita-cita luhur para pendiri bangsa.

“Kami percaya bahwa sinergi antara pemuda dan TNI adalah kekuatan besar dalam membangun negeri ini. Mari kita terus bergandengan tangan untuk TTU yang lebih maju dan bermartabat,” tutupnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA