Bupati TTU Minta Pengelola MBG Berdayakan Peternak Lokal dan UMKM Sesuai Instruksi Presiden Prabowo

- Editor

Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan peluang besar bagi petani dan peternak lokal.

Orang Nomor Satu di TTU ini menekankan instrumen utama penggerak ekonomi daerah ke depan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Karena menurutnya, kebijakan tersebut akan sangat berdampak positif bagi petani dan peternak.

Baca Juga  Skandal Rokok Ilegal Hebohkan Warga, Hanya 2 Bal Rokok yang Muncul, Ribuan Bal Lainnya Hilang?

“Program MBG diharapkan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten TTU,” tegasnya saat diminta tanggapan media JurnalNTT melalui pesan Whatsapp, kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang Nomor Satu di TTU ini secara khusus menegaskan, pemanfaatan potensi lokal sebagai fondasi utama kesuksesan program yang ditargetkan untuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan komitmen penuh Pemerintah Daerah dalam menyukseskan program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga  Desakan Copot Jabatan Kadis PMD, Ini Jawaban Bupati dan Sekda Malaka

“Dalam pemenuhan makanan untuk penerima manfaat, kita harus benar-benar memanfaatkan potensi lokal wilayah masing-masing. Gunakan buah-buahan lokal, produk pertanian, dan produk peternakan lokal di TTU tidak mengambil dari luar TTU,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, kebijakan itu penting untuk memastikan manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh pelajar penerima, tetapi juga oleh petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah melalui perputaran ekonomi lokal.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten TTU Mendapat Bantuan 20 Unit Handtraktor dari Kementerian Pertanian

“Salah satu tujuan Presiden dengan program MBG adalah agar perputaran uang terjadi di masyarakat. Kalau bahan pangannya didatangkan dari luar daerah, artinya tujuannya tidak tercapai,” tutupnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Brimo, Langkah Cerdas BRI Kefamenanu Membentuk Generasi Finansial Sehat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA