Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang Dinilai Tak Punya Kepekaan Terkait Covid-19

- Editor

Kamis, 2 April 2020 - 07:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OELAMASI,JurnalNTT1.Com – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang dinilai tak memiliki kepekaan sosial terkait pencegahan penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Kupang.
Penegasan ini disampaikan Yusuf Saduk, Ketua Forum Masyarakat Peduli Kabupaten Kupang (FMPKK), Kamis (2/4/2020).

Ketua FMPKK, Kabupaten Kupang, Yusuf Saduk, SH

Menurut Yusuf, ketidakpekaan pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang dapat dilihat dari lambannya pengalokasian anggaran untuk pencegahan penyebaran covid-19.
Ia melanjutkan, sampai saat ini, Pemkab Kupang dan DPRD Kabupaten Kupang belum berhasil menetapkan anggaran untuk pencegahan penyebaran covid-19 di Kabupaten Kupang.
“Saya baca di media katanya pimpinan DPRD sudah menyetujui anggaran untuk covid-19 senilai Rp 1,5 miliar dan sekarang mau direvisi lagi menjadi anggaran tak terbatas. Jangan hanya bicara tapi secepatnya dituangkan dalam Peraturan Bupati sebagai payung hukum agar kegiatan pencegahan penyebaran covid-19 ini bisa berjalan,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, selama ini tidak ada inisiatif secara individu dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang untuk berdonasi dalam rangka membantu masyarakat Kabupaten Kupang yang kurang mampu dalam pencegahan penyebaran virus covid-19.
Lembaga DPRD menurutnya, memiliki fungsi anggaran, pengawasan dan legislasi yang seharusnya dipergunakan secara konstitusional untuk mendorong pemerintah dalam mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran covid-19.
“Saya lihat pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang diam saja. Tidak ada aksi nyata. Seharusnya mereka (pimpinan dan anggota DPRD) menggunakan fungsi anggaran, pengawasan dan legislaai untuk mendorong pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19. Bukan diam seperti ini,” ungkapnya.
Ia membandingkan aksi peduli yang sudah dilakukan pimpinan dan anggota DPRD di daerah lain yang bahu-membahu berdonasi untuk membantu masyarakat kecil yang kurang mampu dalam uapaya pencegahan penyebaran covid-19.
“Di daerah lain itu pimpinan dan anggota DPRD aktif sekali mendorong pemerintah dalam pengambilan kebijakan terkait pencegahan penyebaran covid-19. Di Kabupaten Manggarai, pimpinan dan Anggota DPRD berdonasi ratusan juta untuk membantu masyarakat kecil. Di Kabupaten Kupang pimpinan dan anggota DPRD diam membisu,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, belum berhasil dikonfirmasi. (epy).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Gadis Muda Diduga Diperkosa oleh Tiga Orang Laki-laki, Polisi Buru Pelaku
Diduga Aniaya Warga, Ketua RT 008 Kelurahan Tubuhue Dipolisikan
Ingkar Janji dan Telantarkan Anak, Oknum TNI dari Yonif 877/Biinmaffo Dilaporkan ke Kesatuan
Pohon Natal di Cabang Dalehi Kefamenanu Dibakar OTK, Polisi Diminta Usut Tuntas
Skandal Rokok Ilegal di TTU, Dua WNA Asal Cina Dibongkar
Oknum Kepsek DML Terancam Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Kasus Investasi Bodong
Kasus Penganiayaan Yohanes Nesi Terhadap Matias Ase Diselesaikan Secara Damai Melalui Pendekatan Restorstive Justice
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Senin, 19 Januari 2026 - 10:23 WITA

Gadis Muda Diduga Diperkosa oleh Tiga Orang Laki-laki, Polisi Buru Pelaku

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:57 WITA

Diduga Aniaya Warga, Ketua RT 008 Kelurahan Tubuhue Dipolisikan

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:42 WITA

Ingkar Janji dan Telantarkan Anak, Oknum TNI dari Yonif 877/Biinmaffo Dilaporkan ke Kesatuan

Senin, 22 Desember 2025 - 12:41 WITA

Pohon Natal di Cabang Dalehi Kefamenanu Dibakar OTK, Polisi Diminta Usut Tuntas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA