Kasus Penganiayaan Yohanes Nesi Terhadap Matias Ase Diselesaikan Secara Damai Melalui Pendekatan Restorstive Justice

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 07:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU), menghentikan penuntutan perkara penganiayaan melalui penerapan prinsip restorative justice (RJ) atau keadilan restoratif, yang melibatkan tersangka Yohanes Nesi alias Yance (42) dan korban Matias Ase alias Matias (41), Senin (17/11/2025).

Kegiatan RJ dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Andri Tri Wibowo, dihadiri sejumlah pejabat struktural, antara lain Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Adit Wiratama, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Semuel Otniel Sine, Kepala Seksi Intelijen T. Bastanta Tarigan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Arif Mulyana Kurniawan, para Kasubsi, Jaksa Fungsional, staf Kejari TTU serta Pihak keluarga dari korban dan tersangka juga hadir dalam proses mediasi tersebut.

Baca Juga  Perwakilan Warga Minta Kejaksaan Negeri TTU Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Maukabatan

Kajari TTU melalui Kasi Intel menyampaikan, alasan penghentian penuntutan perkara tersebut lantaran telah ada perdamaian antara kedua belah pihak atau terdakwa serta korban diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan sebagai sepupu jauh dan tinggal di lingkungan yang sama di Desa Letmafo, Kecamatan Insana Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedekatan hubungan tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam upaya penyelesaian perkara melalui jalur RJ.

Baca Juga  KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Perkara yang menjerat tersangka merupakan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 351 Ayat (1) KUHP dengan tersangka Yohanes Nesi alias Yance dan korban Matias Ase alias Matias.

Andri Tri Wibowo menjelaskan bahwa melalui proses mediasi dan pemenuhan syarat keadilan restorative, kedua belah pihak sepakat berdamai sehingga penuntutan dihentikan.

“Keadilan restorative bukan hanya menyelesaikan perkara hukum, tetapi juga memulihkan hubungan sosial dan menjaga kerukunan masyarakat,” ujar Andri Tri Wibowo.

Baca Juga  Kejari TTU Gelar Penyuluhan Hukum Cegah Kenakalan Remaja

Tersangka juga telah memenuhi seluruh kewajiban yang menjadi bagian dari kesepakatan damai.

Dengan penerapan pendekatan ini, Kejari TTU berharap mampu menciptakan keadilan yang lebih humanis dan solutif, serta memulihkan kembali hubungan sosial dan kekeluargaan di tengah masyarakat.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Penjelasan Pertamina Soal Antrean SPBU di Kefamenanu Dipertanyakan, Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi
BBM Langka Lagi di TTU, Warga Duga Ada Permainan Kuota di Depo Pertamina
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:32 WITA

Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA