Diduga Aniaya Warga, Ketua RT 008 Kelurahan Tubuhue Dipolisikan

- Editor

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Oknum Ketua RT 008, RW 002 Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yeremias Sanak, diduga kuat melakukan tindak penganiayaan terhadap seorang pemuda bernama Lexy Taus.

Peristiwa tersebut terjadi Senin, (12/1/2026), dan kini resmi dilaporkan ke Polres TTU.

Menurut pengakuan korban, kejadian bermula saat dirinya sedang duduk di teras rumah yang beralamat di RT 008, RW 002, Kelurahan Tubuhue. Saat itu, terlapor melintas di depan teras rumah korban. Korban kemudian menegur secara sopan dengan sapaan, “Om mau ke mana,” namun terlapor tidak menjawab dan terus berjalan.

Tak lama kemudian, terlapor berbalik arah dan mempertanyakan teguran korban dengan nada tinggi, seolah-olah merasa dimaki. Korban membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya hanya menegur, bukan menghina. Adu mulut pun tak terhindarkan, meski saat itu belum terjadi kontak fisik.

Situasi semakin memanas ketika istri terlapor datang dan ikut melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Meski demikian, korban tetap berada di tempat dan memilih tidak meladeni lebih jauh. Terlapor kemudian pulang ke rumahnya dan situasi sempat mereda.

Baca Juga  Munas II Aspeksindo Digelar di Atas Kapal Perang RI Palaksa Semarang 594

Namun, keadaan kembali berubah setelah terlapor diduga melaporkan korban kepada Bhabinkamtibmas. Saat aparat datang ke rumah korban, korban justru mendatangi rumah terlapor dengan maksud mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan secara baik-baik. Ironisnya, menurut korban, klarifikasi tersebut justru berujung pada tindakan kekerasan.

Tanpa diduga, terlapor bangkit, memeluk korban, lalu membanting korban ke tanah. Akibatnya, korban mengalami luka pada kaki kanan serta memar di dagu kanan. Setelah terlepas dari bantingan, korban langsung pulang ke rumahnya dalam kondisi kesakitan.

Baca Juga  Anggota Polres Malaka Grebek Perjudian di Pasar Webriamata

Merasa dirugikan dan diperlakukan secara sewenang-wenang, korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Timor Tengah Utara (TTU) Rabu, (14/01/ 2026).

Kasus ini telah resmi dilaporkan dengan nomor laporan polisi: LP/B/32/I/2026/SPKT/POLRES TIMOR TENGAH UTARA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media belum berhasil menghubungi terlapor untuk dimintai keterangan. Media ini akan terus berupaya mengonfirmasi pihak terlapor guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA