Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan

- Editor

Senin, 13 Juli 2026 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam PMKRI Cabang Kefamenanu dan GEMMA Kefamenanu bersama keluarga almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha), menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (13/7/2026).

Aksi ini dipimpin oleh Marco Balibo. Dalam orasinya, ia mendesak agar proses penanganan dugaan pelanggaran etik yang melibatkan anggota DPRD TTU dijalankan secara transparan, profesional, dan objektif.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat Hingga Anggota BPD Minta Inspektorat Segera Audit Dana Desa Maukabatan Karena Beraroma Korupsi

Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada pimpinan dan Badan Kehormatan DPRD TTU. Berikut poin tuntutan yang disuarakan masa;

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU segera menggelar sidang kode etik secara terbuka.

Menuntut hasil sidang BK DPRD sesuai dengan ketentuan Pasal 530 terkait dugaan intimidasi yang dilaporkan keluarga.

Baca Juga  Masalah Mafia BPNT Di Dinsos Malaka, Kadis Sosial Prov. NTT Telah Melakukan Teguran Keras

Meminta sanksi tegas berupa pemecatan terhadap tiga anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Mendesak agar ketiga anggota DPRD tersebut mengundurkan diri dari jabatannya.

Menyerukan penegakan keadilan bagi almarhumah dr. Icha.

Selain menyoroti kasus tersebut, massa aksi juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap tenaga kesehatan. Mereka menilai perlindungan ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca Juga  Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Resor TTU hingga selesai.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA