Selenggarakan Webinar, FDEP Minta Bupati Simon Jadi Narasumber

- Editor

Selasa, 27 Juli 2021 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hal ini dibenarkan oleh Bupati Simon ketika dikonfirmasi oleh media ini terkait undangan untuk menjadi Narasumber dalam acara Webinar dimaksud.

“Ya betul. Saya diundang untuk menjadi Narasumber dalam kegiatan Webinar melalui aplikasi Zoom meeting”, ungkap Bupati Simon kepada media ini, Selasa (27/7/2021)

Garam merupakan salah satu komoditas strategis yang dibutuhkan oleh berbagai subsektor industri. Mulai dari industri petrokimia, pulp dan kertas, farmasi, aneka pangan, hingga kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Kebutuhan garam Indonesia setiap tahun terus tumbuh. Pada tahun 2021 kebutuhan garam nasional sebesar 4.671.700 ton. Kebutuhan garam nasional 2021 didominasi oleh kebutuhan industri manufaktur sebanyak 3,9 juta ton, sedangkan konsumsi rumah tangga sebanyak 325 ribu ton.

Baca Juga  BMKG Sebut, Malaka Bisa Jadi Lumbung Garam Industri Nasional

Kebutuhan garam konsumsi sudah swasembada oleh garam lokal, namun untuk memenuhi kebutuhan garam industri masih sangat jauh. Permasalahan produksi garam di Indonesia karena metode pembuatannya tergantung pada cuaca dan pengelolaan di lahan kecil.

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi untuk produksi garam guna mensubsitusi garam impor. Potensi lahan tambak garam di NTT mencapai 60.000 ha. NTT memiliki keunggulan wilayah untuk memproduksi garam dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.

Baca Juga  Bupati Kupang Apresiasi Tim Paskibra Perayaan HUT RI Tingkat Kabupaten Kupang

Saat dikonfirmasi, Ketua Forum Diskusi Ekonomi Politik (FDEP) Susetyo Raharjo mengatakan acara webinar ini dibuka untuk umum dan media. Webinar menyadikan diskusi mengenai swasembada garam di Indonesia, dan berharap Bupati Simon Nahak dapat mengikuti sebagai narasumber pada webinar.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA