Perekrutan Teda di Kabupaten Malaka Akan Disesuaikan Dengan Kebutuhan Instansi

- Editor

Senin, 12 April 2021 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Jurnal-ntt.com – Perekrutan tenaga kontrak daerah (Teda) di Kabupaten Malaka, selama kepemimpinan Dr.Simon Nahak, SH.MH dan Loise Lucky Taolin, S.Sos, selaku Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malaka akan disesuaikan dengan kebutuhan instansi  di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka.

“Terkait Teko atau Teda itu, kita tidak boleh sembarang rekrut orang. Harus sesuai kebutuhan instansi terkait. Tidak bisa karena mereka itu adalah sis, bro, satsus lalu saya tarik sembarang orang. Tidak boleh begitu”.

Hal ini ditegaskan Bupati Terpilih Kabupaten Malaka, Dr. Simon Nahak, SH.MH, Rabu (31/3/2021) usai acara ramah tamah bersama Diaspora Malaka di Kupang.

Kepada wartawan, Dr. Simon menjelaskan, konsep the right man on the right place tidak saja diterapkan dalam penunjukan pimpinan instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Malaka tapi juga akan diterapkan dalam perekrutan tenaga kontrak daerah (Teda).

“Saya kan bicara konsep the right man on the right place. Bagaimana saya yang konsepkan tapi saya sendiri yang tidak melakukan seperti itu. Tidak mungkin saya rekrut orang yang sekolah guru agama untuk masuk ke inspektorat untuk mengaudit. Dimana ilmunya”? ujarnya.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat: Terima Kasih Bupati Yosef Lede, Jembatan Nunpisa Sudah Diperbaiki

Dr. Simon mencontohkan, untuk merekrut tenaga kontrak daerah yang akan bertugas di inspektorat daerah maka tentu tenaga kontrak daerah yang direkrut harus memiliki kompetensi di bidang akuntansi.

Menurutnya, Teda yang direkrut harus memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas.

“Bagaimana kita rekrut Teda tapi setelah rekrut, tempat duduk untuk dia kerja saja tidak ada. Ramai-ramai duduk disitu, bahkan ada yang tidak datang absen tapi tiap bulan minta gaji. Apakah itu harus kita pertahankan? Atau kita rekrut Teda untuk datang bantu pelihara babi dan sapi kita di rumah. Apakah kita mau? Jadi minta maaf soal yang begitu-begitu saya tidak bisa toleransi. Kita rekrut Teda harus sesuai kebutuhan dinas mana yang membutuhkan tenaga apa. Misalkan di PU (Dinas Pekerjaaan Umum) butuh Teda yang hebat mendesain gambar untuk bangunan. Ini yang akan kita cari. Kebanyakan PU butuh arsitektur tapi kita kirim anak-anak yang tamat SMP ke sana”, pungkasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA