Temukan Penimbunan BBM Solar dan Oli di Gudang, Plt.Kadis Pertanian Malaka Lapor Polisi

- Editor

Selasa, 26 Juli 2022 - 15:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Stefanus Nahak Klau, saat berada di gudang Dinas Pertanian Malaka. Foto: Sipri Klau/JN

Plt.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Stefanus Nahak Klau, saat berada di gudang Dinas Pertanian Malaka. Foto: Sipri Klau/JN

Betun, jurnal-NTT.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Malaka, Stefanus Nahak Klau, S.Pi, Senin (25/07/2022) menemukan penimbunan 24 drum Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang sudah tersimpan sejak tahun 2021 di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Malaka. Sebanyak lima setengah drum di antara 24 drum itu berisi bahan bakar solar dan satu drum berisi oli. Setelah temuan itu, ia langsung melapor kepada Bupati Malaka dan aparat kepolisian.

Informasi yang diperoleh media ini dari sumber terpercaya, Selasa (26/07/2022) menyebutkan adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Malaka sejak tahun 2021.

Kadis Pertanian Kabupaten Malaka, Stefanus Nahak Klau, S.Pi yang dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan informasi temuan 24 drum BBM dan satu drum oli di gudang Dinas Pertanian Malaka.

Stef mengaku heran, sebab meskipun sudah sebulan menjabat sebagai Kadis Pertanian namun dirinya tidak pernah mendapat laporan dari Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Malaka terkait keberadaan BBM jenis solar dan oli di gudang tersebut.

Karena itu, lanjut Stef, setelah mendapat informasi, dari Penjabat Kepala Desa Umakatahan, dirinya langsung melakukan isnpeksi mendadak (Sidak) ke gudang penyimpanan BBM dan oli tersebut.

Dalam Sidak itu, Stef mengaku menemukan 24 drum BBM. Dari 24 drum BBM yang ditemukan tersebut, lima setengah drum di antaranya berisi BBM jenis solar dan satu drum lainnya berisi oli.

Baca Juga  Hari Ini TP PKK Malaka Vaccine Goes to School Ke Kecamatan

Camat Malaka Tengah ini mengatakan, usai menemukan 24 drum BBM di gudang, dirinya langsung menelepon Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Ludovikus Asa.

“Saya langsung telepon Kabid, kok sudah satu bulan tidak ada laporan kepada saya tentang minyak, oli dan suku cadang. Namun Kabid beralasan bahwa informasi terkait penyimpanan BBM solar dan oli itu belum disampaikan kepada saya karena belum ada rapat serah terima”, jelasnya.

Dari informasi yang diperoleh, lanjutnya, BBM yang ditemukan di gudang tersebut merupakan solar industri untuk pengolahan lahan gratis. Namun karena tidak pernah dilaporkan kepadanya selaku pimpinan dinas maka terjadi miss komunikasi.

Baca Juga  STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan SH.MH Siap Lepas 19 Orang Sarjana Hukum

Ia juga mengaku sudah melaporkan temuan penyimpanan BBM tersebut kepada aparat kepolisian Polres Malaka.

‘Saya langsung lapor polisi agar polisi lakukan pemantauan”, ujarnya.

Stef juga mengaku sudah menyampaikan kepada Bupati Malaka terkait penyimpanan BBM jenis solar dan oli di gudang Dinas Pertanian Kabupaten Malaka tersebut.

“Saya juga sudah lapor bupati dan Bupati minta untuk segera dilakukan serah terima”, ungkapnya.

Vinsen Kapu, Mantan Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, yang dikonfirmasi media ini terkait penyimpanan BBM jenis solar dan oli melalui aplikasi WhasApp, belum merespon. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru