Berhentikan Ribuan Tenaga Kontrak, Bupati Malaka: Daripada Kasih Makan Babi

- Editor

Selasa, 1 Juni 2021 - 08:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Bupati Kabupaten Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH memberhentikan ribuan Tenaga Kontrak Daerah (Teda) yang bekerja di lingkup pemerintahan Kabupaten Malaka. Pemberhentian ribuanTeda tersebut dilakukan karena sistem perekrutan tidak sesuai dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini mungkin satu keputusan yang kontroversial kami harus lakukan. Saya sudah tegaskan kepada bagian hukum, Sekda, dengan jajaran, untuk sementara Teko (Tenaga Kontrak) atau Teda saya hentikan dulu. Nanti saya lihat lagi satu, dua bulan ke depan. Kalau instansi terkait membutuhkan tenaga seperti apa baru kita siapkan.”

Baca Juga  Daftar di PSI, Yosef Lede Disambut Waket DPD, Bro dan Sis PSI Berparas Cantik

Kepada wartawan, Senin, (30/6/2021), Bupati Simon mengatakan, selain perekrutan tidak sesuai kebutuhan OPD, pemberhentian tersebut dilakukan karena anggaran untuk pembayaran gaji para Teda sangat besar yakni mencapai Rp 57 miliar per tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Simon melanjutkan, ribuan Teda yang direkrut di masa pemerintahan sebelumnya itu tidak memiliki tugas pokok dan fungsi yang jelas. Ia menyebut, sebagian Teda yang direkrut ditugaskan untuk menjaga ternak babi, bekerja di apotik dan bekerja di usaha foto copy milik oknum-oknum pejabat pemerintah.

Baca Juga  Akhirnya Paket Korsa Harus Relakan SK B1KWK Partai Gerindra dan PSI Kepada Paket Gemoy

“Satu tahun Rp 57 miliar itu tidak main-main. Dari pada tiap hari ke kantor tidak kerja tapi pergi lihat babi untuk kasih makan, jaga mesin foto copy, jaga apotik, lebih baik saya berhentikan dulu”, ucapnya.

Dr. Simon menjelaskan, anggaran Rp 57 miliar yang telah dialokasikan untuk pembayaran gaji para Teda tersebut selanjutnya akan dialokasikan untuk membiayai berbagai program untuk kesejahteraan rakyat kecil.

Baca Juga  KDKMP Kefa Selatan, Harapan Baru Bagi Ekonomi Lokal

“Anggaran begitu besar saya pangkas untuk siapa? Untuk dikembalikan kepada masyarakat. Mungkin kurang berkenan tapi saya harus lakukan, harus lakukan sesuatu yang kurang berkenan”, tegasnya.

Ia menyebut, alokasi anggaran sebesar Rp 57 miliar untuk gaji ribuan Teda tersebut merupakan pemborosan anggaran. Di sisi lain, masyarakat Malaka sangat membutuhkan berbagai pelayanan dasar seperti air minum dan kebutuhan dasar lainnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix
Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu
Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK
Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B
Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa
Dari TTU, Siswa SMA Negeri Manamas Belajar Wirausaha dari Kebun Sekolah
Aktivitas Pemerintahan TTU Kembali Terpusat, Bupati Targetkan Pindah 22 Oktober
Musda XI Golkar TTU Usung Kamilus Elu Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD II
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Peningkatan Jalan Kota Kefamenanu Kebut Progres, Tiga Ruas Telah Rampung Di – Hotmix

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Kejari TTU Tegaskan Surat Soal Dana Bos yang Catut Nama Kajari Adalah Palsu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Gerak Cepat, BPBD TTU Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Banain B

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:06 WITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Berita Terbaru

BERITA

Pemkab TTU Serahkan SK Redistribusi untuk 170 Guru PPPK

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:38 WITA

oppo_2

BERITA

Kebakaran di Banain B TTU, Satu Rumah Hangus Tak Bersisa

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:06 WITA