Selain Bagi Sembako, DPC PDIP Kabupaten Kupang Jadi Pioner Pemberdayaan Masyarakat

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2020 - 07:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,JurnalNTT.Com – Selain berbagi sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat, semua kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Kupang berkomitmen menjadi pioner pemberdayaan masyarakat di tengah pandemi covid-19.
Komitmen ini ditegaskan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, Johanis Mase dan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kupang, Deassy Ballo-Foeh usai pembagian Sembako kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Kupang Tengah dan para jurnalis Kabupaten Kupang serta masyarakat di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Jumat (15/5/2020).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, Johanis Mase, sedang menyerahkan bingkisan Sembako kepada perwakilan jurnalis Kabupaten Kupang. 
Mase mengatakan, pembagian Sembako tersebut merupakan komitmen Dewan Pimpiman Pusat (DPP) PDIP, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi NTT dan DPC PDIP Kabupaten Kupang.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini, pembagian Sembako kepada jurnalis dan PAC PDIP Kupang Tengah tersebut merupakan wujud kepedulian PDIP terhadap jurnalis dan PAC Kupang Tengah yang merupakan mitra penting PDIP dalam perang melawan covid-19.
“Pembagian Sembako kepada jurnalis bukan berarti bahwa teman-teman jurnalis ini tidak punya apa-apa. Namun karena sebagai ucapan terima kasih kepada pers yang terus memberitakan program kerja pemerintahan Presiden Jokowi yang mana kita tahu bersama bahwa program Jokowi adalah program PDIP,” jelasnya.
Ia mengatakan, DPP PDIP telah menginstruksikan kepada seluruh kader PDIP yang ada di lembaga legislatif agar tidak hanya mewujudkan kepedulian dalam perang melawan covid-19 namun harus berupaya untuk mengantisipasi berbagai dampak sosial akibat covid-19.
PDIP lanjutnya, akan terus berupaya memberdayakan masyarakat petani dan nelayan yang terkena dampak covid-19.
“Kalau hanya bagi Sembako paling tidak mereka (masyarakat) makan satu atau dua minggu sudah habis. Karena itu PDIP akan mengambil langkah untuk masyarakat yang di laut (nelayan), yang di darat (petani) kita berdayakan.
Kita akan mencoba datangi pasar-pasar dan memborong barang jualan mereka yang tidak laku dijual,” jelasnya.
Senada dengan Mase, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh mengatakan, pembagian Sembako kepada masyarakat Desa Noelbaki, pengurus PAC dan jurnalis tersebut merupakan bentuk kepdulian PDIP dalam perang melawan covid-19.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh sedang menyerahkan bingkisan Sembako kepada salah satu pengurus PAC PDIP Kupang Tengah. 
Anggota DPRD Kabupaten Kupang ini menambahkan, DPP PDIP melalui Ketua DPD PDIP Provinsi NTT, Emilia Nomleni telah menginstruksikan kepada seluruh kader Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Kupang agar wajib membagikan Sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.
Instruksi tersebut menurutnya, sudah dilaksankan fraksi PDIP DPRD Kabupaten Kupang dengan terus membagikan Sembako kepada masyarakat di Dapilnya masing-masing.
Deasy juga mengatakan kesiapannya menjadi pioner pemberdayaan masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini.

Bendahara DPC PDIP Kabupaten Kupang sedang menyerahkan bingkisan Sembako kepada perwakilan jurnalis Kabupaten Kupang.
Hadir dalam pembagian Sembako tersebut, Bendahara DPC PDIP Kabupaten Kupang dan pengurus DPC PDIP Kabupaten Kupang.(epy).

Facebook Comments Box
Baca Juga  Bupati Simon Sampaikan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA