Pengelolaan Dana Desa Maukabatan Tertutup, Diduga Banyak Program Fiktif

- Editor

Senin, 19 Mei 2025 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Warga Masyarakat Desa Maukabatan,Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mempertanyakan pengelolaan anggaran APBDes setempat yang tidak transparan.

Hal itu terungkap menyusul audensi bersama yang digelar di balai desa setempat belum lama ini, tak melibatkan masyarakat Desa Maukabatan.

Masyarakat mendesak adanya transparansi dalam penggunaan APBDes. Pasalnya, pengelolaan dana desa selama ini sangat tertutup.

“Kalau tidak mau memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat, pasti masyarakat akan curiga dan menganggap curang dalam menggunakan anggaran, jadi sebaiknya terbuka terhadap masyarakat,” ungkap Perwakilan warga Apo Us Abatan, Senin (19/5/2025).

Apo mengatakan Informasi yang beredar menyebutkan, modus penyalahgunaan yang dilakukan diduga meliputi laporan fiktif. Banyak item pekerjaan yang tidak dikerjakan sama sekali.

Baca Juga  Warga Usapinonot Tuntut Pemkab TTU Segera Perbaiki Ruas Jalan Mamsena

Ia menambahkan, warga merasa sangat kecewa dengan kinerja Kepala Desa, Dominggus Wilawa terkesan tertutup dan asal jadi.

Minimnya pengawasan terhadap dana desa dinilai menjadi celah utama terjadinya penyelewengan. Kondisi tersebut berisiko menghambat pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Desa Maukabatan.

Padahal rujukan kerja setiap kepala desa sudah tertuang dalam Undang – undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan transparansi anggaran sebagai kunci pengelolaan Dana Desa yang efektif dan akuntabel.

Baca Juga  Dinilai meresahkan, Anton Natun Desak Pj Bupati Kupang Copot Kabag Umum Setwan

“Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan publik dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” Pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA