Kunjungi Seminari Claret, Bupati Kupang Disambut Hangat Para Imam dan Frater

- Editor

Sabtu, 23 Maret 2024 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang pose bersama para Imam dan Frater di Seminari Claret Kupang.  Foto : Prokopim

Bupati Kupang pose bersama para Imam dan Frater di Seminari Claret Kupang. Foto : Prokopim

Kupang, jurnal-NTT.com – Bupati Kupang Korinus Masneno mengunjungi Seminari Claret yang berlokasi di Matani, Kecamatan Penfui Timur Kabupaten Kupang, Sabtu (23/3/2024).

Kunjungan Bupati Masneno ke Seminari tersebut diterima langsung oleh Pemimpin Rumah Komunitas Pra Novisiat Claret, Pater Bosco, CMF, Pater Valens Olla, CMF, Pater Gab, CMF bersama para Frater Aspiran dan Postulan Claret, dalam rangka melakukan tatap muka, dan berdialog bersama.

Pemimpin Rumah Komunitas Pra Novisiat Claret, Pater Bosco, CMF pada kesempatan tersebut mengaku bersyukur kepada Yang Maha Kuasa karena diberi kesempatan, dapat dikunjungi langsung orang nomor satu di Kabupaten Kupang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sepanjang sejarah berdirinya seminari Claret, ini kali pertama komunitas kami di kunjungi Kepala Daerah di Kabupaten Kupang. Kami sangat bahagia dengan kehadiran bapak. Besar harapan saya,  komunikasi dan dialog bersama bapak Bupati terus berlanjut, dan tetap bangun relasi dengan kongregasi kami,”kata Pater Bosco.

Baca Juga  Dihadapan Peserta Konferensi Internasional, Wagub NTT Promosikan Keindahan Pariwisata NTT

Ucapan syukur juga disampaikan oleh Pater Valens Olla dan Pater Gab. Mereka mengakui bahwa tanda cinta dan perhatian pemerintah kabupaten kupang yang dirasakan saat ini adalah akses jalan, baik itu di Matani maupun di kecamatan lain di Kabupaten Kupang yang pernah mereka singgahi, untuk menjalankan misi pelayanan. Menurut mereka sudah baik akses untuk jalan. Dengan motto “Hidup untuk berbagi hidup, Pater Valens terangkan Kongregasi Claret ingin bersama Pemerintah jalankan misi solidaritas, ekonomi, pemberdayaan dan ekologi untuk pembangunan masyarakat di Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Bupati Masneno mengungkapkan bahwa kehadiran dirinya di Seminari Claret merupakan kunjungan yang kedua kalinya. Pertama, saat beliau menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi Provinsi NTT. Diceritakannya, saat itu ia diajak oleh saudara sepupunya yang juga adalah seorang Pastor bernama Pater John Masneno. Dan yang kedua hari ini. Ia bersyukur dirinya disambut sukacita oleh Pastor dan para Frater di seminari ini.

Baca Juga  Pemkab Malaka Diminta Lakukan Penanganan Darurat Kerusakan Jalan Nanin-Nenebot

“Terima kasih karena saya disambut dalam kapasitas tidak hanya sebagai keluarga besar, tapi disambut sebagai Kepala Daerah dengan tarian dari para Frater,”ucap Masneno

Lanjut, Bupati Masneno menyatakan kehadirannya di Seminari Claret karena ingin menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan kebersamaan dengan umat Katolik di Kabupaten Kupang.”Terima kasih atas partisipasi, kerjasama seluruh umat Katolik dalam rangka turut membangun Kabupaten Kupang. Saya akui selama kepemimpinan saya mulai dari Wakil Kepala Daerah sampai menjadi Kepala Daerah, saya selalu di dukung, di doakan oleh semua lintas agama yang ada di Kabupaten Kupang,”kata jebolan alumni SMP St.Gregorius Buraen ini.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Malaka Penuhi Janji Kampanye di Masa 100 Hari Kerja

Ia juga pada kesempatan itu mohon pamit kepada umat Katolik melalui pastor di Seminari Claret karena kepemimpinannya akan berakhir di tanggal 7 April mendatang. “Jika ada kekurangan, saya memohon maaf dan kita sama-sama saling mendoakan kiranya selalu dalam tuntunan Tuhan Yang Maha Esa,”ungkap dirinya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Asisten 3 Sekda Novita Foenay, Kabag Umum John Sula, Kabag Protokol Beni Selan dan Camat Kupang Tengah Robby Meok. (Prokopim Kabupaten Kupang)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA