Bupati TTU Diundang Hadiri Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Demokratik Timor Leste

- Editor

Sabtu, 29 November 2025 - 05:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentino Delasalle Kebo, ikut menghadiri Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) ke- 50, bertempat di Oecusse, Jumat (28/11/2025).

Kehadiran Bupati Falent Kebo ini juga berdasakan undangan resmi Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste.

Bupati Falent Kebo bertolak menuju perbatasan melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, dan setibanya di tapal batas, ia disambut secara adat oleh masyarakat Timor Leste sebagai bentuk penghormatan bagi tamu dari wilayah tetangga.

Usai penyambutan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Oecusse untuk mengikuti sejumlah agenda yang telah disiapkan panitia peringatan.

Kehadiran Bupati Falent Kebo mewakili Pemerintah Indonesia sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan dua komunitas yang berbatasan langsung di Pulau Timor.

“Indonesia dan Timor Leste bukan hanya sekadar teman atau tetangga, tapi kita adalah saudara yang sangat dekat. Oleh sebab itu hubungan antara Timor Leste dan Indonesia adalah hubungan yang saling menghormati, saling pengertian dan kita ingin melihat ke depan hubungan kita semakin baik,” kata Falent Kebo.

Baca Juga  Bawaslu Kabupaten Kupang Mulai Kumpul Bukti Dugaan Politik Uang Melalui Kupon Bensin Oleh Paket Korsa

Upacara puncak peringatan HUT Proklamasi ke-50 digelar di alun-alun Oecusse. Perdana Menteri Xanana Gusmao bertindak sebagai inspektur upacara.

Ribuan warga memenuhi area alun-alun, sementara tamu undangan dari luar negeri ditempatkan di tribun utama.

Usai upacara, Bupati kembali mendapat kehormatan untuk menghadiri makan siang bersama Perdana Menteri Xanana Gusmao dan jajaran pemerintah RDTL. Pertemuan tersebut diisi diskusi ringan mengenai potensi penguatan kerja sama sosial dan budaya di wilayah perbatasan.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA