KEFAMENANU, JURNALNTT – Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamillus Elu, SH, secara resmi menarik kembali Mahasiswa/Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Kabupaten TTU. Acara penarikan berlangsung di halaman depan Kantor Bupati, Rabu (19/8/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Widya Mandira Kupang, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh masyarakat di desa sasaran yang telah menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan KKN.
” Pengalaman KKN hendaknya menjadi bekal bagi Mahasiswa untuk terus hadir dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi jembatan yang semakin mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, ” ujar Kamilus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak lupa, Wakil Bupati menyampaikan terimakasih kepada para Dosen Pendamping Lapangan yang dengan setia mendampingi mahasiswa di setiap lokasi KKN.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berpesan kepada para Mahasiswa/Mahasiswi untuk kembali ke almamater dan melanjutkan studi dengan semangat baru.
” Selamat kembali ke almamater, selesaikan studi kalian, teruslah belajar. teruslah berkarya, dan teruslah menjadi bagian dari perubahan. Bawalah kenangan yang indah dari Kabupaten TTU, ” pungkasnya.
Dosen Pendamping (KKN), Alfonsus Rodriquez Suninomno, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), atas dukungan yang diberikan selama 1 bulan.
” Kegiatan yang kami laksanakan selama 1 bulan ini, kami sangat berterima kasih kepada Pemda TTU yang selalu mendukung kami dan menerima kami dengan sangat baik. Pada tanggal 17 Juli 2026, penerimaan juga di Kantor Bupati. Kami rasa ini menjadi suatu apresiasi besar dari Pemda sendiri, sehingga kegiatan kami dapat berjalan dengan baik,” kata Alfonsus.
Lebih lanjut, ia berharap kerjasama antara Kampus dan Pemda TTU tidak berhenti pada program KKN saja. Mengingat TTU merupakan Kabupaten Perbatasan, ia menilai perlu ada keberlanjutan program lain yang lebih berdampak.
” Harapan kami, keberlanjutan dari kegiatan-kegiatan berikutnya bukan hanya sekedar KKN, tetapi ada juga kegiatan – kegiatan penelitian, pengabdian terhadap masyarakat, karena TTU merupakan salah satu Kabupaten perbatasan, ” tutupnya.
Penulis : Mario
Editor : Maryo Usboko
Sumber Berita: JurnalNTT






