Kepala BPS TTU Imbau Masyarakat Jujur dalam Sensus Ekonomi 2026

- Editor

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Albertus Cristian Lulan, mengajak masyarakat agar memberikan data yang jujur saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Albertus, kejujuran warga menjadi kunci agar data yang dihasilkan akurat dan bisa menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.

” Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten TTU sudah dimulai sejak Mei dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026,” jelas Albertus, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, proses pendataan dilakukan secara bertahap sesuai kategori usaha. Pada pertengahan bulan Juni, petugas memfokuskan pendataan ke usaha-usaha besar. Memasuki bulan Juli dan Agustus, petugas akan turun langsung ke lapangan.

“Petugas akan melakukan pendataan secara door to door terhadap pelaku UMKM dan usaha kecil menengah. Semua usaha masyarakat akan kami kunjungi hingga 31 Agustus,” ujarnya.

Albertus menyebut, tujuan utama sensus ekonomi adalah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian di Kabupaten TTU. Karena itu, seluruh rumah tangga akan didatangi petugas, tanpa terkecuali.

Baca Juga  Munas II Aspeksindo Digelar di Atas Kapal Perang RI Palaksa Semarang 594

“Semua masyarakat TTU wajib kami data. Apakah di rumah tersebut ada usaha atau tidak, tetap akan kami kunjungi secara door to door,” katanya.

Albertus juga meminta warga menerima petugas dengan baik serta memberikan jawaban sesuai fakta dilapangan. Ia menegaskan bahwa data sensus tidak ada kaitannya dengan perpajakan, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

Baca Juga  Kolaborasi Bangun Jemaat Majelis Sinode GMIT Audiens dengan Bupati Kupang

“Kami berharap masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang sebenar-benarnya. Data yang akurat akan menghasilkan gambaran yang tepat mengenai struktur ekonomi Kabupaten TTU dan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan,” jelasnya.

Ia menutup dengan menggarisbawahi pentingnya kejujuran.

“ Sederhana saja. Kalau memang memiliki usaha, sampaikan . Kalau tidak memiliki usaha pun tidak apa-apa, yang penting disampaikan sesuai kondisi sebenarnya,” pungkasnya***.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi
Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste
75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I
Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:35 WITA

1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:04 WITA

75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Pemerintah Kabupaten Kupang Berdoa Untuk Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:02 WITA