KEFAMENANU, JURNALNTT – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Albertus Cristian Lulan, mengajak masyarakat agar memberikan data yang jujur saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menurut Albertus, kejujuran warga menjadi kunci agar data yang dihasilkan akurat dan bisa menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
” Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten TTU sudah dimulai sejak Mei dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026,” jelas Albertus, Kamis (2/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, proses pendataan dilakukan secara bertahap sesuai kategori usaha. Pada pertengahan bulan Juni, petugas memfokuskan pendataan ke usaha-usaha besar. Memasuki bulan Juli dan Agustus, petugas akan turun langsung ke lapangan.
“Petugas akan melakukan pendataan secara door to door terhadap pelaku UMKM dan usaha kecil menengah. Semua usaha masyarakat akan kami kunjungi hingga 31 Agustus,” ujarnya.
Albertus menyebut, tujuan utama sensus ekonomi adalah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian di Kabupaten TTU. Karena itu, seluruh rumah tangga akan didatangi petugas, tanpa terkecuali.
“Semua masyarakat TTU wajib kami data. Apakah di rumah tersebut ada usaha atau tidak, tetap akan kami kunjungi secara door to door,” katanya.
Albertus juga meminta warga menerima petugas dengan baik serta memberikan jawaban sesuai fakta dilapangan. Ia menegaskan bahwa data sensus tidak ada kaitannya dengan perpajakan, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.
“Kami berharap masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang sebenar-benarnya. Data yang akurat akan menghasilkan gambaran yang tepat mengenai struktur ekonomi Kabupaten TTU dan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan,” jelasnya.
Ia menutup dengan menggarisbawahi pentingnya kejujuran.
“ Sederhana saja. Kalau memang memiliki usaha, sampaikan . Kalau tidak memiliki usaha pun tidak apa-apa, yang penting disampaikan sesuai kondisi sebenarnya,” pungkasnya***.
Penulis : Mario
Editor : Maryo Usboko
Sumber Berita: JurnalNTT






