Kolaborasi Bangun Jemaat Majelis Sinode GMIT Audiens dengan Bupati Kupang

- Editor

Jumat, 29 Maret 2024 - 00:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Dalam rangka pertemuan penataan pelayanan bagi jemaat-jemaat di Klasis se-Kabupaten Kupang, maka Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dipimpin oleh Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel Pandie melakukan pertemuan dengan Bupati Kupang Korinus Masneno, berlangsung di Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, Rabu (27/3/2024).

Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Sinode GMIT Pendeta Lay Abdi Karya Wenyi, Bendahara MS. GMIT Penatua Yefta Sanam beserta Ketua Majelis Klasis dari 14 Klasis yang berada di wilayah Kabupaten Kupang.

Kesempatan tersebut menjadi kunjungan Pertama Majelis Sinode GMIT periode 2024-2027 di Pemerintah Kabupaten Kupang sekaligus membahas pelayanan dan upaya membangun jemaat dan masyarakat Kabupaten Kupang lewat potensi-potensi yang dimiliki.

Bupati Kupang Korinus Masneno menyambut baik kehadiran Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie bersama para Pengurus dan Ketua Majelis Klasis yang menurutnya merupakan pertemuan berharga dalam rangka membangun kolaborasi dan kebersamaan membangun masyarakat.

Masneno mengatakan, GMIT adalah bagian dari stakeholder yang berhubungan langsung dengan jemaat yang adalah masyarakat. Untuk itu, dirinya membuka ruang bagi KMK untuk bertukar pikiran dan membangun kolaborasi dan kerjasama dalam rangka meningkatkan pelayanan terbaik.

“Apapun upaya pembangunan yang dilakukan saat ini, baik infrastruktur, dan fasilitas lainnya tentunya untuk kepenting jemaat dan masyarakat sehingga sudah selayaknya Pemerintah bekerjasama dengan lembaga keagamaan untuk membangun masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya meyakini sangat penting bagi kita untuk duduk bersama dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kupang. Potensi-potensi yang dimiliki jemaat yang adalah masyarakat Kabupaten Kupang menjadi perhatian khusus dalam agenda-agenda pembangunan di Kabupaten Kupang.

Baca Juga  BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

“Terima kasih pak Ketua Sinode GMIT bersama para pengurus sudah berkenan hadir dan datang di sini, memberikan masukan, pikiran-pikiran strategis dalam upaya membangun daerah yang kita cintai ini. Gereja merupakan bagian penting dalam pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat” ucap Masneno.

Ketua Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie menyatakan rasa syukurnya bisa beraudiens bersama Bupati Kupang Korinus Masneno. “Rencana pertemuan ini sudah kami rindukan, kami mencari waktu yang tepat dan kita bersyukur atas ijin Tuhan, kami bisa datang, bertemu dan beraudiens dengan bapak Bupati di penghujung masa kepemimpinan.

“Kami senang bisa berbagi dan menyampaikan konsep pelayanan terbaik bagi jemaat. Tentu kehadiran kami ini belum terlambat, kesempatan baik ini, sangat berharga untuk kita bisa saling berbagi untuk kebaikan Kabupaten Kupang,” ungkap Pendeta Pandie.

Baca Juga  Ini Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Malaka Usai Pelantikan

Bagi Pendeta Semuel Pandie, hidup bergereja harus mempunyai mimpi yang besar. Yaitu mimpi membangun kehidupan Jemaat lebih baik. Dirinya bersyukur dan berterima kasih atas peran Pemerintah Kabupaten Kupang dibawah kepemimpinan Bupati Korinus Masneno dalam mendukung pelayanan dan pekerjaan Tuhan di daerah ini. Terima kasih untuk dukungan dan motivasi bagi MS. GMIT dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Asisten 3 Sekda Novita Foenay dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Juhardi D. Selan.

Sumber : Prokopim Kabupaten Kupang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru