Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT – Keluarga almarhumah Dokter Icha Pakaenoni menantang para terduga pelaku intimidasi di RS Leona Kefamenanu dan Penasihat Hukumnya untuk melakukan sumpah adat. Langkah ini disebut penting untuk memastikan tidak ada narasi bohong dalam kasus yang tengah bergulir tersebut.

Hal itu disampaikan Paman Dokter Icha, Fabianus Banase, di kefamenanu, Selasa (7/7/2026).

“Kita lihat siapa yang berbohong siapa yang jujur. (Menghadirkan) empat oknum termasuk kuasa hukumnya juga harus hadir. Karena dia kan menerima nasi dari walaupun itu profesi profesional dia,” ungkapnya.

Menurut Fabianus, saat ini proses pengaduan di Badan Kehormatan DPRD TTU dan Polda NTT masih berjalan. Sementara itu, hasil investigasi dari Kementerian Kesehatan sudah dirilis.

Keluarga juga meminta kuasa hukum para terlapor ikut melakukan sumpah adat. Kendati mereka beracara di persidangan tetapi sumpah adat mesti bisa dilakukan.

“Apabila para pihak tersebut enggan atau tidak mau ambil bagian dalam sumpah adat. Mereka diduga menipu atau menyampaikan narasi bohong, ” katanya.

Baca Juga  Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Fabianus menyebut Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, telah menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sumpah adat. Keluarga berencana menyurati Bupati TTU sepulang dari luar negeri agar memfasilitasi pertemuan sumpah adat antara keluarga Dokter Icha dan oknum anggota DPRD TTU tersebut.

Langkah ini disebut selaras dengan Program Tiga Tungku yang dicanangkan oleh Pemkab TTU, yang menempatkan adat, Gereja dan pemerintah memiliki peran yang sama.

” Keluarga meminta Pemkab TTU memfasilitasi dengan menghadirkan semua Swapraja di Kabupaten TTU untuk dilakukan sumpah adat atas kasus ini, ” ucapnya.

Baca Juga  Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Ia menambahkan, saat ini keluarga juga masih menunggu hasil investigasi dari Kemendagri, Komnas HAM.

Menanggapi pernyataan kedua anggota DPRD TTU melalui penasihat hukumnya, Fabianus mengatakan kasus ini disebut sebagai dua persoalan yang berbeda, yakni dugaan kasus asmara dan bukan intimidasi.

“Kami menghormati semua proses hukum dan investigasi. Kendati demikian, demi memastikan kejujuran keterangan dari kedua belah pihak, mesti dilakukan sumpah adat, ” ujarnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penjelasan Pertamina Soal Antrean SPBU di Kefamenanu Dipertanyakan, Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi
BBM Langka Lagi di TTU, Warga Duga Ada Permainan Kuota di Depo Pertamina
Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas
Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga
Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli
Bupati TTU Hadiri Komuni Pertama Perdana di SLBN Benpasi
Gertak Wartawan Soal Fakta Sidang, Kuasa Hukum Bupati TTU Justru Tersorot Dugaan Aliran Dana ke Rekening Dekranasda
DPRD NTT Desak Disdikbud Segera Lantik Ratusan Calon Kepala SMA/SMK
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Penjelasan Pertamina Soal Antrean SPBU di Kefamenanu Dipertanyakan, Warga Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Subsidi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:02 WITA

BBM Langka Lagi di TTU, Warga Duga Ada Permainan Kuota di Depo Pertamina

Senin, 28 September 2026 - 06:22 WITA

Setahun Jaga Perbatasan RI – Timor Leste, Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Purna Tugas

Jumat, 25 September 2026 - 18:53 WITA

Bupati TTU Ingatkan Batas Kritik : Bedakan Jabatan Publik dan Ranah Privat Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 10:19 WITA

Usut Dugaan Korupsi Perumda Air Minum Tirta Cendana, Kejari TTU Periksa 35 Saksi dan 3 Ahli

Berita Terbaru