Pria Bersenjata Tajam Pemalak Pedagang di Kefamenanu Akhirnya Diciduk

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Aksi premanisme yang meresahkan pedagang di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) , Nusa Tenggara Timur, akhirnya terbongkar.

Seorang pria berinisial PM diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres TTU karena diduga melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap sejumlah pemilik toko dan kios di pusat kota.

Terduga pelaku berinisial PM itu akhirnya dibekuk aparat kepolisian setempat pada Selasa, (27/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus pelaku terbilang nekat. PM mendatangi toko-toko dengan membawa selembar kertas berisi daftar nama dan nominal sumbangan, lalu meminta uang secara langsung kepada pedagang.

Baca Juga  LKBH STIKUM Prof.Dr.Yohanes Usfunan, SH.MH Beri Bantuan Hukum Gratis Bagi Masyarakat

Tak hanya meminta, PM juga diduga mengintimidasi korban dengan sebilah pisau yang digenggam di tangan, membuat para pedagang ketakutan .

Aksi PM terekam kamera pengawas (CCTV) di beberapa toko dan viral di media sosial, memicu keresahan luas di kalangan pedagang maupun masyarakat Kota Kefamenanu.

Dalam rekaman CCTV, terlihat PM dengan santainya mendatangi salah satu toko, berbicara dengan nada tinggi, dan mengacungkan pisau kepada pedagang yang menolak permintaan uangnya.

Baca Juga  Pemdes Sekon Lantik Perangkat Desa Baru, Simak Pesan Camat dan Kades

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, menegaskan bahwa pihak kepolisian merespons cepat laporan masyarakat terkait tindakan yang mengganggu rasa aman.

“Kami merespons cepat setiap laporan masyarakat. Terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKBP Eliana Papote.

Ia memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Salah Satu Pertamina di Kota Kefamenanu Dikabarkan Terbakar

“Kami akan menindak tegas setiap bentuk pemerasan dan pengancaman demi menjaga rasa aman masyarakat,” tambahnya.

Polres TTU masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta motif PM dalam melancarkan aksinya. Masyarakat diimbau melapor jika mengalami atau mengetahui praktik serupa.

“Kami akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah TTU. Jangan takut untuk melapor jika ada gangguan,” tutup AKBP Eliana Papote.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA