Warga Usapinonot Tuntut Pemkab TTU Segera Perbaiki Ruas Jalan Mamsena

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Warga Desa Usapinonot, Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), swadaya dan gotong royong menambal sendiri ruas jalan raya Mamsena yang kondisinya memprihatinkan, Senin (2/2/2026).

Jalan yang dikenal sebagai jalur Netemnanu-Kiupasan ini telah lama menjadi sumber frustrasi bagi warga, dengan lubang-lubang besar yang mengancam keselamatan pengendara.

Aksi gotong royong ini dipicu oleh rasa kecewa warga terhadap Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang dinilai lamban dalam menangani kerusakan jalan.

“Kami tidak bisa terus menunggu sampai ada korban jiwa lebih banyak lagi,” tegas Robert Tubani, tokoh masyarakat setempat yang menyumbangkan pasir batu untuk menutupi lubang-lubang.

Kekecewaan warga Usapinonot tampaknya sudah mencapai titik didih. Mereka merasa hak mereka sebagai warga negara untuk mendapatkan infrastruktur layak telah dirampas oleh ketidakpedulian birokrasi.

“Sepertinya Pemerintah TTU ini buta dan tuli. Kami bayar pajak, tapi jalan kami dibiarkan hancur seperti jalur neraka,” ujar P. Jaroth SVD, dengan nada yang tak kalah pedas.

Warga lain menimpali dengan kalimat yang provokatif, menyebut bahwa pemerintah hanya datang saat butuh suara pemilu saja.

Baca Juga  Dinas PUPR Koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Bersihkan Longsor Takari

“Kalau mau kampanye, mereka lewat sini janji aspal mulus. Begitu duduk di kursi empuk, mereka lupa jalan ini ada. Kami dianaktirikan!” ketus seorang warga.

Aksi gotong royong ini bukan hanya tentang memperbaiki jalan, tapi juga tentang menuntut perhatian pemerintah. Warga Usapinonot ingin menunjukkan bahwa mereka tidak akan diam saja ketika hak-hak mereka diabaikan.

“Mungkin kami harus pindah kabupaten saja kalau Pemkab TTU sudah tidak sanggup urus jalan sejengkal ini,” tambah warga tersebut dengan nada yang penuh emosi.

Baca Juga  75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih terus meratakan pasir batu di titik-titik terparah agar akses transportasi, setidaknya untuk sementara, bisa dilalui tanpa harus bertaruh nyawa.

Aksi ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten TTU untuk segera mengambil tindakan nyata dalam memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Warga Usapinonot menanti, dengan harapan bahwa suara mereka tidak akan jatuh pada telinga yang tuli.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Rabu, 2 September 2026 - 13:17 WITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru

BERITA

Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:17 WITA