Dinas PUPR Koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional Bersihkan Longsor Takari

- Editor

Sabtu, 18 Februari 2023 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kupang melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi NTT untuk membersihkan tanah longsor yang menutup jalan Timor Raya di Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Teldy Sanam, ST yang dikonfirmasi media ini, Sabtu (18/02/2023) sore, mengaku sedang berada di lokasi tanah longsor Takari.

Baca Juga  Antisipasi Kerumunan Malam Tahun Baru 2022, Ini Pesan Bupati Malaka

“Kami sementara berada di lokasi longsor”, jelas Teldy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Teldy, pekerjaan pembersihan tanah longsor di Takari merupakan kewenangan BPJN Provinsi NTT. Sementara keterlibatan Dinas PUPR Kabupaten Kupang bersifat koordinasi untuk mempercepat pembersihan tanah longsor di lokasi bencana.

“Pekerjaan pembersihan tanah longsor merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional. Kita (Dinas PUPR Kabupaten Kupang) hanya koordinasi untuk mempercepat pekerjaan pembersihan tanah longsor”, jelasnya.

Baca Juga  Besok Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Malaka Gelar Pasar Murah di Desa Alala, Nanin dan Nanebot

Teldy mengatakan, tenggat waktu penyelesaian pekerjaan pembersihan tanah longsor Takari bisa memakan waktu hingga dua minggu ke depan. Saat ini, lanjutnya, sejumlah alat berat dari BPJN NTT sedang membersihkan tanah longsor yang menutup badan jalan.

Karena itu lanjutnya, telah disiapkan jalan alternatif melalui wilayah Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur yakni kendaraan dari arah Kota Kupang masuk dari cabang Silu, Kecamatan Fatuleu melalui Nefo, Hapit dan keluar di wilayah Takari. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA