Lakukan Pertemuan Khusus Bersama Menparekraf, Bupati Simon Beberkan Keunikan Pariwisata Kabupaten Malaka

- Editor

Kamis, 16 Desember 2021 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,jurnal-ntt.com– Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H.,melakukan pertemuan khusus bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, terkait konsep kolaborasi Aksi kepariwisataan se Indonesia, sekaligus memperkenalkan berbagai keunikan pariwisata kabupaten Malaka, yang bertempat di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Gedung Kemenparekraf, pada Kamis (16/12/2021).

Kepada media ini melalui pesan whatsApp, Bupati Simon mengatakan khusus profil pariwisata di Malaka selain Pariwisata Budaya, Bahari, Alam Pegunungan, Religi, Malaka juga ada keunikan karena ada wisata batas lintas Negara.

Baca Juga  Bupati Simon: Ada Perasaan Gembira Bercampur Sedih

“Malaka menjadi sebuah Kabupaten unik karena letaknya terluar di Indonesia dan terdepan didua negara yakni Negara Timor Leste dan Australia. Kabupaten Malaka juga memiliki Pawang Buaya dan Lebah yang bisa menjadi atraksi wisata”, tutur Bupati Simon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Bupati Simon juga mengatakan saat ini dirinya fokus menjaga keseimbangan antara Pemerintah, Agama dan Adat. Sehingga menurutnya konsep pengembangan wisata budaya perlu sentuhan pemerintah pusat dan terkait pariwisata sebaiknya dibangun kampung adat, Balai Adat.

Baca Juga  Pemerintah Pusat Potong DAU Kabupaten Kupang Rp 85 Miliar

Pada kesempatan yang sama Bupati Simon juga mengundang Menparekraf untuk mengikuti evant wisata Spiritual seperti Perarakan dan wisata lintas Perbatasan berupa Pacuan Kuda, yang rencananya akan menghadirkan Negara tetangga.

“Pariwisata itu multiply-nya sangat banyak, dan juga akan menciptakan suatu lapangan pekerjaan baru yang berkualitas bagi masyarakat Malaka, sehingga saya selaku Bupati Malaka, ingin agar pariwisata di kabupaten Malaka dapat berkembang,” jelas Bupati rendah hati ini.

Baca Juga  Kepala Desa Nanebot dan Sekdes Diduga Rekayasa Data Penerima BLT

Diakhir pertemuan bersama Menparekraf, Bupati simon mengungkapkan rasa terimakasih yang begitu besar kepada Menparekraf atas kesediaannya menerimanya untuk melakukan audiensi yang luar biasa ini.

“Terima kasih kepada Mas Menteri mau menerima saya selaku Bupati Malaka untuk audensi bersama para Deputi dan Direktur Kementrian Pariwisata,” Tutup Bupati Simon. (Oll)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA