Dua Tokoh Agama Ungkapkan Rasa Simpati Pada Pemda Malaka, Saat Penyerahan Bantuan Beras

- Editor

Kamis, 28 Oktober 2021 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com Dua tokoh agama masing-masing Romo Yosef Meak, Pr pastor paroki Santo Fransiskus Xaverius Bolan dan Pendeta Albert Tanahana dari gereja GMIT Getzemani Lalor Bolan menyampaikan rasa simpati kepada Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Bupati Malaka yang terus memberikan perhatian kepada umat atau jemaat yang terdampak langsung bencana.

Rasa simpati itu diungkapkan saat Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., datang dan membagikan langsung bantuan beras kepada warga yang terdampak bencana seroja April lalu di 2 gereja tersebut, Kamis (28/10/2021).

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mengatakan bantuan yang diberikan kepada warga merupakan bentuk perhatian, wujud dukungan dan support kepada sesama yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan lihat dari besar kecil atau banyak sedikitnya, tapi yang dilakukan ini semata-mata bentuk kepedulian dari pemerintah kepada rakyatnya. Sehingga harus benar-benar menyentuh dan dirasakan langsung masyarakat,” kata Bupati.

Baca Juga  Bupati Kupang Lantik 41 Alumni IPDN Jadi Camat dan Lurah, IPDN Beri Apresiasi

Pemberian bantuan ini pun bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober dan mengambil lokasi yang benar-benar terdampak bencana alam.

“Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kami isi dengan kegiatan-kegiatan positif dan pembagian bantuan ini sebagai salah satu atensi nyata dari Pemerintah yang menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan,” kata Bupati Malaka yang juga berprofesi advokat ini.

Romo Yosef Meak memberikan apresiasi atas upaya yang terus menerus dilakukan pemerintah dan elemen lainnya dengan bantuan kepada umat.

“Sejak bencana seroja menghantam wilayah ini, kami tidak pernah sendirian. Kami mendapat perhatian yang begitu besar dari pemerintah dan elemen masyarakat lainnya. Tak terhitung jumlahnya, akan tetapi ini semua adalah ungkapan rasa simpati dari sesama kepada warga yang menderita,” ujarnya.

Baca Juga  APBD Kabupaten Kupang Tahun 2020 Belum Berpihak Pada Perempuan dan Anak

Romo Yosef Meak juga mengaku jikalau pemerintah kabupaten Malaka tak henti-hentinya melakukan komunikasi yang konstruktif dalam upaya penanganan dan penanggulangan bencana alam, sehingga umat di parokinya masih dalam keadaan aman dan baik.

Sementara, Pendeta gereja GMIT Getzemani Lalor, Albert Tanahana menyampaikan apresiasi yang sama kepada Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Bupati Malaka atas segala bentuk perhatian dan dukungannya selama ini.

“Bantuan seperti ini adalah wujud perhatian dan kerja sama antara pemerintah dan gereja yang selama ini dibangun dengan cara yang harmonis dan sinergis. Semuanya akan langsung dirasakan masyarakat yang adalah gereja itu sendiri,” tuturnya.

Dirinya juga tak menyangsikan jikalau saat-saat sekarang, jemaat masih dalam pemulihan sehingga kehadiran Bupati Malaka menjadi motivasi dan dukungan tersendiri.

Baca Juga  Bupati Kupang Minta Masyarakat Patuhi Protokoler Kesehatan

Sebagai catatan, bantuan beras yang diberikan pemerintah Kabupaten Malaka dan disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Malaka yakni sebanyak 3. 779, 28 kilogram. Jumlah tersebut dibagikan kepada gereja Katolik dan Protestan yang terdampak langsung bencana seroja.

Rinciannya gereja Katolik sebanyak 3 buah, gereja Protestan sebanyak 5 buah dan biara susteran sebanyak 7 buah. Masing-masing gereja dan biara mendapat 250 kilogram beras.

Hadir mendampingi Bupati Malaka dalam kegiatan pemberian bantuan ini Asisten Administrasi Umum Sekda Malaka, Yoseph Parera, Kadis Sosial Kabupaten Malaka Folgentius Fahik, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Malaka Hendrina Lopo dan Kasie Pengelola Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Malaka, Herry Klau.

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste
75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I
Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:04 WITA

75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:35 WITA

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Pemerintah Kabupaten Kupang Berdoa Untuk Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:02 WITA