Diduga Selewengkan Dana Desa, Sejumlah Warga Laporkan Kades ke Bupati

- Editor

Selasa, 29 April 2025 - 12:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL, NTT – Sejumlah warga Desa Maukabatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mengadukan kepala desa setempat kepada Bupati Timor Tengah Utara.

Pengaduan itu disampaikan sejumlah warga Senin (28/4/2025) di Kantor Bupati TTU.

Dalam pengaduan tersebut warga melaporkan sejumlah kebijakan kepala desa mencakup dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa untuk tahun anggaran 2023 dan 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menduga Kepala Desa Maukabatan, Dominggus Wilawa, terlibat dalam penyalahgunaan dana desa.

Adapun bukti yang disertakan dalam laporan meliputi data faktual, serta pengaduan masyarakat setempat.

Baca Juga  Kawal Pengelolaan Dana Desa Secara Akuntabel, Kejari TTU Rutin Beri Pengarahan Kepada Desa Binaan Secara Bergilir

“Kebijakan selalu bertentangan dengan perencanaan yang ada dan tidak pernah transparan kepada masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan warga, Aplo Usabatan, bersama sejumlah perwakilan warga lain, saat mendatangi Kantor Bupati TTU.

Aplo membeberkan, traktor yang seharusnya diberikan kepada masyarakat dan dikelola oleh BUMDes, malah ditarik dan diambil alih oleh kepala desa, sehingga BUMDes bubar.

Dana stunting tahun 2023 yang seharusnya dikelola oleh kader kesehatan, malah diambil alih oleh kepala desa dan digunakan tidak untuk penanganan stunting.

Baca Juga  Masyarakat Kupang Timur Keluhkan Pelayanan ATM BRI Unit Oesao

Tak hanya itu, 10 ton bibit padi yang diadakan mantan kepala desa, dibagi kepada masyarakat sebanyak 8,5 ton.

Sisa bibit padi tersebut digunakan oleh kepala desa dan stafnya untuk kepentingan pribadi.

Pekerjaan rabat jalan tahun 2024 juga dituding tidak sesuai dengan rencana dan anggaran. Batu dan sertu yang sudah dianggarkan untuk pekerjaan rabat jalan, tidak direalisaskkan.

Masyarakat terpaksa bekerja secara swadaya mengumpulkan batu dan sertu untuk pekerjaan rabat tersebut.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Kupang Terpilih Dinyatakan Sehat dan Ikuti Gladi Pelantikan

Lampu jalan yang direncanakan 20 unit, juga dituding tidak sesuai dengan rencana dan anggaran. Pemasangannya baru terlaksana di bulan Januari tahun berikutnya, padahal uangnya sudah cair pada tahap pertama bulan juni.

“Kami menuntut keadilan harus ditegakkan demi masa depan kami,” pungkas Aplo.

Warga berharap, Bupati TTU melalui dinas teknis segera memanggil dan mengevaluasi kinerja sang kepala desa, agar segera memulihkan kerugian yang dialami masyarakat, buntut dugaan korupsi tersebut.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi
Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste
75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I
Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:35 WITA

1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:04 WITA

75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Pemerintah Kabupaten Kupang Berdoa Untuk Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:02 WITA