Diduga Selewengkan Dana Desa Bertahun-tahun, Kejari TTU Diminta Segera Periksa Kades Sekon

- Editor

Senin, 2 Juni 2025 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Sejumlah warga membuat pengakuan mengejutkan terkait oknum Kepala Desa Sekon, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Yohanes Delasale Laki.

Menurut salah satu warga Desa Sekon, Baselius Sola, Sang kepala desa diduga selewengkan Dana Desa tahun 2021- 2024.

Bahkan, ia merinci sejumlah proyek bangunan yang semestinya dibangun dari Dana Desa Tahun 2021 hingga 2024 masih tak kunjung terealisasi.

Hal ini disampaikan Baselius Sola warga Desa Sekon, Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara Kepada Jurnal NTT, Senin( 2/07/2025).

Dalam surat yang diterima, Yohanes Delasale Laki sebagai kepala desa kurang transparan terhadap penggunaan dana desa kepada masyarakat.

Baselius Sola, meminta Kejari TTU agar menindaklanjuti pengaduan masyarakat Desa Sekon dengan melakukan pemeriksaan ulang secara menyeluruh penggunaan dana desa tahun 2021-2024.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonaharnud 2 Pos Oelbinose Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Tasinifu TTU, Warga Antusias

“Pembangunan bak tampung air untuk TPU Bnoko dikerjakan secara asal- asalan sehingga tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya, Proyek pembangunan jalan penghubung Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 tidak sesuai dengan perencanaan, pembagian viber air tidak tepat sasaran, dimana aparat desa yang sudah menerima bak air kembali mendapatkan bantuan viber,” ungkap Baselius Sola lewat pesan diterima Jurnal NTT.

Baca Juga  Melalui Expo Apkasi, Produk dan Potensi Malaka Harus Lebih Terkenal

Warga berharap kepada Kejari TTU untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Sekon terkait dugaan penyelewengan Dana Desa dan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Sekon.

“Ketika keadilan, iman dan harapan melarikan diri, rakyat cenderung memilih rasa putus asa sebagai kewajiban,” ungkap Baselius dengan nada pasrah.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru