Dana Desa Taunbaen Timur Diduga Dikorupsi, Kades dan Bendahara Diperiksa Polisi

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Utara (TTU) tengah mengusut kasus dugaan penyelewengan Dana Desa di Taunbaen Timur. Kepala Desa Taunbaen Timur, Arkhidius Krisantos Amsikan, dan bendahara desa setempat telah diperiksa intensif oleh penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres TTU.

Kasus ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat mengenai pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2023-2025. Masyarakat menuding adanya penyimpangan dalam penggunaan dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan warga desa.

Baca Juga  Dinkes TTU Beberkan Hasil Uji Labkes Temukan Sebagian Besar Ikan di Pasar Tradisional Kefamenanu Mengandung Formalin

“Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Taunbaen Timur dan bendaharanya pada Kamis (12/2/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan pengaduan masyarakat,” kata Kasubsi PIDM IPDA Markus Wilco Mitang, Jumat (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah pemeriksaan, penyidik menyita sejumlah dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari tahun anggaran terkait. Dokumen-dokumen ini akan menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan.

Baca Juga  Bupati Falent Kebo Konsisten Sekolahkan 988 Mahasiswa/i Asal TTU di Stikes Nusantara dengan Syarat Tepat Waktu

“Penyidik juga akan menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi tambahan untuk kepentingan proses hukum selanjutnya,” tambah IPDA Wilco.

Dana Desa Taunbaen Timur yang digadang-gadang untuk meningkatkan kesejahteraan warga ternyata malah menjadi sumber masalah. Masyarakat desa kini berharap agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberikan sanksi yang setimpal.

“Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terkait dalam pengelolaan Dana Desa. Kami warga desa ingin keadilan dan transparansi,” ujar salah satu warga desa yang tidak ingin disebutkan namanya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA