Bupati Simon Ajak Umat Saling Mendoakan dan Tetap Pertahankan Iman

- Editor

Senin, 11 April 2022 - 08:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, jurnal-NTT.com – Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH meminta kepada seluruh umat Katolik di Paroki Salib Suci Weoe untuk senantiasa mempertahankan imannya dan tetap saling mendoakan, sehingga tetap diberi kekuatan dalam menjalankan tugas dan karya sesuai karunia dan talenta yang diberikan Tuhan.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Simon Nahak saat mengikuti Perayaan Ekaristi Minggu Palma di gereja tersebut, Minggu (10/4/2022).

Minggu Palma dalam Liturgi Gereja Katolik diperingati sebagai peristiwa ketika Yesus memasuki Yerusalem dan dielu-elukan sebagai Raja dan Putera Daud. Minggu Palma juga sebagai awal memasuki Tri Hari Suci yakni Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Alleluya.

Lebih lanjut, Bupati Simon yang juga anak dari paroki itu menegaskan bahwa sudah beberapa kali dirinya berkeliling dari paroki ke paroki.

“Selain mewujudkan salah satu program yakni toleransi umat beragama, kehadiran Saya di paroki-paroki itu untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan umat di paroki itu sehingga kita bisa mencari solusi bersama,” ujar orang nomor satu di Malaka ini.

Bahkan, kata Bupati yang berprofesi lawyer ini, dirinya tidak hanya hadir di gereja katolik, tapi akan juga datang ke tempat ibadah umat atau jemaat di gereja kristen, di masjid dan di pura.

Baca Juga  Hari Pertama Berkantor, Sekda Malaka Tekankan Disiplin Harga Mati Bagi ASN

“Kita ini NKRI sehingga harus selalu menghormati nilai-nilai perbedaan. Karena justru lewat perbedaan itulah kita menjadi kaya dengan dasar negara kita Pancasila,” tutur Doktor Hukum tamatan Universitas Brawijaya Malang ini.

Secara khusus, tentang tema perayaan ekaristi untuk mengenang kisah sengsara Yesus Kristus, Bupati Simon yang pernah menjadi umat Paroki Katedral Roh Kudus Denpasar, Bali ini mengajak seluruh umat untuk menjadikan kisah sengsara itu sebagai refleksi hidup setiap hari.

” Dalam hidup ini kita pasti mengalami sengsara, kejatuhan bahkan sampai kematian. Akan tetapi, sebagai orang beriman kita harus bangkit mengalahkan kematian itu untuk memperbaharui hidup ini,” imbuhnya.

Baca Juga  Bupati Simon Nahak Terus Cari Solusi Atasi Rawan Pangan di Malaka

Sementara terkait bangunan gereja itu, Bupati Simon mengutarakan bahwa bangunan gereja itu dibangun saat dirinya masih mengenyam pendidikan di SMP, sehingga kondisinya sudah sangat tua.

“Saya minta kepada pastor dan umat sekalian untuk bisa berpikir bersama tentang bangunan gereja ini. Saya tidak boleh berjanji di atas altar suci, tapi secara pribadi mata dan hati saya pasti ada untuk paroki ini juga,” ungkap pria asal Desa Weulun.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga di Weoe yang juga memberikan kontribusi nyata bagi kegiatan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Malaka ini.

Sumber : diskominfomalaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA