Bupati Malaka Sampaikan Ucapan Dukacita Atas Meninggalnya Frans Lebu Raya

- Editor

Minggu, 19 Desember 2021 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH

Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.MH

Betun, jurnal-ntt.com – Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H, M.H., mewakili Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya Drs. Frans Lebu Raya, mantan Gubernur NTT dua periode 2008-2018  pada Hari Minggu, 19 Desember 2021.

“Mewakili Pemerintah dan masyarakat, Saya sampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Frans Lebu Raya ke hadirat Tuhan. Semoga dirinya diterima Tuhan sesuai amal dan karyanya selama berada di dunia,” kata Bupati Malaka ketika dikonfirmasi di Betun (19/12/21) sesaat setelah beredarnya informasi meninggalnya mantan Gubernur NTT ini.

Baca Juga  Jembatan Penghubung Seroja dan Gua Aplasi Nyaris Ambruk, Pemerintah Diminta Segera Atasi

Bupati Simon Nahak juga mengemukakan masyarakat seluruh NTT dan khususnya Kabupaten Malaka merasa sangat kehilangan atas peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita merasa sangat kehilangan karena Bapak Frans selama menjabat sebagai Gubernur telah memberikan sumbangan pikiran dan gagasan untuk kesejahteraan rakyat NTT. Sebagai Gubernur dua periode, banyak karya yang telah ditorehkan almarhum dalam bidang pemerintahan dan pembangunan,” kata Bupati Malaka.

Bahkan, khusus untuk Kabupaten Malaka, Bupati Simon menyebutkan bahwa proses hingga terbentuknya Kabupaten Malaka sebagai Daerah Otonom Baru juga atas jasa dan perjuangannya.

Baca Juga  Pemda Malaka Mengajukan Pinjaman Dana Di Bank NTT, Demi Percepatan Proses  Pembangunan Di Malaka

“Untuk segala pengorbanan, perjuangan, gagasan dan pikiran yang telah disumbangkan bagi masyarakat Malaka, kita patut beri penghormatan yang sedalam-dalamnya disertai doa,” ungkap Bupati Simon.

Lebih lanjut, sebagai politisi PDI Perjuangan, kata Bupati Simon, almarhum Frans Lebu Raya menjadi ikon tersendiri di Propinsi ini.

“Banyak sekali yang telah almarhum goreskan dan catat dalam setiap perhelatan politik di daerah ini. Dengan segala kerendahan hati dan keteguhannya sebagai politisi kawakan, almarhum telah membawa daerah ini menuju pendewasaan politik yang santun dan tanpa konflik. Semangat dan roh ini yang harus kita teruskan,” tuturnya lagi.

Baca Juga  Sertijab Camat Rinhat dan Weliman, Bupati Simon: Tugas Itu Bukan Hadiah

Sebagai informasi, Frans Lebu Raya meninggal dunia pada Hari Minggu siang tanggal 19 Desember 2021 di Rumah Sakit Sanglah Bali.
Hingga saat ini, belum diperoleh informasi mengenai tempat jenazah disemayamkan dan dikebumikan.

Sumber : kominfo malaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Brimo, Langkah Cerdas BRI Kefamenanu Membentuk Generasi Finansial Sehat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA