Bupati Malaka Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja Oikumene Tantya Sudhirajati

- Editor

Kamis, 7 April 2022 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH.MH bersama Forkopimda Kabupaten Malaka dan Tokoh Agama melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene Tantya Sudhirajati di Halaman Samping Mapolres Malaka, Kamis (7/4/2022).

Peletakan batu pertama tersebut diawali dengan ibadah dan pemberkatan dengan air suci oleh Deken Malaka, Romo Edmundus Sako, Pr mengelilingi lokasi bangunan.

Bupati Malaka pada saat menyampaikan sambutan mengajak jajaran Polres Malaka dan unsur yang terlibat dalam pembangunan ini agar tetap memanjatkan doa kepada Tuhan sehingga pekerjaan ini berjalan dengan baik dan dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

“Saya mengajak semua untuk berdoa dan dengan harapan yang tinggi kita panjatkan doa ini kepada Tuhan agar bangunan ini dapat diselesaikan dengan baik,” kata Bupati Simon.

Orang nomor satu di Malaka ini menyebutkan pembangunan sebuah gereja pasti juga membutuhkan anggaran.

“Bukan hanya doa yang kita butuhkan tapi juga uang, karena tanpa uang pembangunan belum tentu terwujud. Sehingga kepada kita semua yang hadir dalam acara ini agar jangan tanggung-tanggung berikan bantuan untuk rumah Tuhan ini,” ungkapnya

Baca Juga  Menata Wajah Kabupaten Malaka, Pemkab Benahi Infrastruktur Pasar Tradisional

Bupati Simon melanjutkan, untuk pembangunan gereja ini, dirinya secara pribadi bersama keluarga akan memberikan sumbangan sebanyak 100 zak semen.

Sementara itu, Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jakob Ledo, SH. S. IK dalam sambutannya mengemukakan sesuai hasil perhitungan dengan konsultan perencanaan, dana yang dibutuhkan sebesar 750 juta.

Sedangkan tujuan dari keberadaan gereja Oikumene ini yakni menumbuhkan dan mempertebal iman anggota Polri dalam melaksanakan tugas Kantibmas.

“Program Kepolisian salah satunya adalah pertumbuhan iman baik itu agama Islam, Katolik, Protestan dan Hindu. Makanya dari pimpinan polri sudah menjadwalkan Kami setiap hari Kamis ada jam untuk pelaksanaan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal)  yang selam ini sudah berjalan,” kata Kapolres Rudi Ledo.

Baca Juga  Polres Belu Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Rudapaksa Terhadap Anak ke Kejaksaan

Peletakan batu pertama dimulai dari Bupati Malaka dan berturut-turut  Kapolres Malaka, Dandim 1605 Belu Letkol (Inf) Wiji Untoro, Deken Malaka  dan perwakilan dari Ketua Majelis Klasis Malaka serta Ketua dan Wakil Jemaat Ebenhaezer Betun.

Sumber : diskominfomalaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA