Bupati Kupang Ancam Berhentikan Kadis Pendidikan Karena Penempatan ASN P3K Secara Tidak Adil

- Editor

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang, Yosef Lede, sedang memberi arahan kepada Kadis Pendidikan, Eliazer Teuf dan Kepala BKPSDM, Adi Lona di Kantor Bupati Kupang, Selasa (22/07/2025).

Bupati Kupang, Yosef Lede, sedang memberi arahan kepada Kadis Pendidikan, Eliazer Teuf dan Kepala BKPSDM, Adi Lona di Kantor Bupati Kupang, Selasa (22/07/2025).

Kupang,jurnal-NTT.com – Bupati Kupang Yosef Lede geram atas kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Eliazer Teuf dan jajaran atas penempatan Guru dalam SK P3K. Ditegaskannya, bahwa penempatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) khusus tenaga pendidik, tidak sesuai kebutuhan dan alamat domisili yang jelas-jelas menyulitkan para tenaga pengajar tersebut.

Pasca penyerahan SK P3K Tenaga Pendidik, Yos Lede akui selalu di datangi P3K di rumah Jabatan. Dengan pengeluhan yang sama, penempatan tidak sesuai kebutuhan dan tidak sesuai alamat domisili.

Baca Juga  Hutan Mangrove di Desa Mata Air Diduga Dibabat Secara Liar Oleh Oknum Pengusaha

“Banyak aduan yang masuk, baik itu di datangi langsung di rumah jabatan maupun lewat WA. Ada yang sampai menangis,” tegas Lede.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditegaskan Yos, Penempatan pegawai harus berdasarkan kebutuhan, bukan karena suka atau tidak suka, apalagi tendensi politik. Para pegawai punya domisili, punya keluarga dan harus ditempatkan sesuai kebutuhan dan alamat domisili.

“Contoh, masa guru yang bertugas di Amarasi Selatan di pindahkan ke Fatuleu Barat. Di Takari pindahkan ke Kupang Barat. Kerja apa begitu. Jangan karena faktor tidak suka atau dendam, lalu main kasih pindah sesuka hati,” tegas Yos penuh kesal kepada Kadis PK, dan Plt.Ka BKPSDM.

Baca Juga  Bupati Kupang Bubarkan Posko Bencana, Pendeta Elim Naiboanat: "Kami Kurang Hati"

Bahkan ia merasa kemungkinan tim penyusun penempatan P3K Guru disebabkan faktor politik. “Kerja jangan pakai politik. Tidak usah berpikir politik. Yang saya kejar adalah kinerja, supaya pemerintahan ini bagus. Kalian tidak suka dengan siapa, mulai kasih pindah, saya tidak mau kerja begitu. Bukan mereka khawatir ditempatkan di mana saja, tapi kalau mereka mengajar ditempat asal, berarti tempat itu memang membutuhkan tenaga pengajar disitu,” tandas Yos.

Baca Juga  Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru

Respon dan tindak lanjut atas aduan ini, Bupati Yos Lede meminta agar diperbaiki sesuai kebutuhan dalam waktu 1 (satu) minggu kedepan. Jika diabaikan, maka dirinya akan mengambil tindakan tegas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU
18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan
Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas
Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa
BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan
Pater Krispinus dan Revolusi Hijau di Timor Tengah Utara
Tim Wasev Sterad Tinjau Jembatan Merah Putih, Warga Oenak Suarakan Harapan Baru
Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Rumah Aspirasi Kaka Stevano dan Kementerian Kebudayaan Gelar Seminar Revitalisasi Budaya di TTU

Rabu, 9 September 2026 - 08:49 WITA

18 Tahun Menjanda, Sisilia di TTU Bertahan di Rumah Rusak Tanpa Bantuan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WITA

Solidaritas Kabupaten TTU untuk Flores, 3 Truk Logistik Dilepas

Jumat, 4 September 2026 - 06:39 WITA

Wabup TTU Instruksikan Update Data Kependudukan Bulanan, Camat dan Kades Diminta Perketat Pengawasan Desa

Kamis, 3 September 2026 - 20:08 WITA

BPPD NTT Susun Rencana Aksi 2028, Wabup TTU Soroti 5 Agenda Pembangunan Perbatasan

Berita Terbaru