Bupati Malaka Siap Wujudkan Beras Nona Malaka

- Editor

Kamis, 1 Juli 2021 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,, jurnal-NTT.com – “Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., menegaskan tetap prioritas untuk meningkatkan hasil panen”. kenapa harus ada beras Brand Nona Malaka, harus ada Brand kacang lakateu, Kenapa harus ada Brandnya Madu malaka, kripik pisang brand Malaka, kenapa jagung mungkin bisa brandnya jagung mewa? Karena semua itu adalah goldnya brand dan kita bisa buatkan Narasinya.

“Malaka harus punya merk yang terkenal, sehingga ketika orang menjual beras, harus ada label Malaka, kalau mau beli madu asal dari Timor harus ada brand madu malaka dan kita akan buatkan Hakinya, termasuk kain inipun saya lagi berjuang supaya memiliki brand Malakanya, ungkap Bupati Simon.

Baca Juga  Universitas Brawijaya dan Undana Beserta Perangkat Daerah di Provinsi NTT Gelar FGD Bahas Program Dana Padanan Tahun 2025

Sambung Bupati Simon, jadi tidak sembarangan. Itu yang kita harus cari, dan brand itu kita harus bermerk standar international. Orang mau makan ikan juga mesti makan ikan Malaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ditanya soal kesiapan Pemda terkait hal ini, Bupati Simon menjelaskan, soal lahan kita sudah siap, tidak perlu buat lahan baru. Akan tetapi lahan milik masyarakatlah yang kita berdayakan. Hanya sekarang pemerintah fokus untuk bangun rumah produksi menjadi satu paket. Kalau rumah produksi sudah ada, tinggal pelaksanaannya saja.

Baca Juga  Brimo, Langkah Cerdas BRI Kefamenanu Membentuk Generasi Finansial Sehat

“Kemarin Dolok sudah mau MoU dengan saya mereka juga siap untuk market, mereka juga siap untuk membantu varian baru jadi suportnya. Tentunya saya tidak main-main di Malaka, tetapi saya akan bermain di Jakarta untuk memuluskan semua rencana ini”, ujarnya

“inikan kita tidak pernah memprediksi bahwa begitu saya dilantik harus ada bencana Seroja (serangan Roh Jahat) namanya juga bencana jadi kita harus hadapi, kita harus berdamai dengan diri, berdamai dengan keluarga, berdamai dengan sesama, berdamai dengan alam sekitar. Tidak apa-apa kita hadapi pasti ada solusinya”, tutur Bupati Simon

Baca Juga  Guru Besar Universitas Udayana Sebut P4 Perlu Diberlakukan Kembali

Untuk kaum muda milenial, Dirinya punya program agar ade-ade saya yang milenial yang aktif untuk mengelolah semua lahan, saya ingin ke depannya setiap desa mesti miliki satu pendamping. Jadi adik-adik saya yang tamatan pertanian, atau bertani, itu juga harus ada atensi dari pemerintah dan itu akan membuat mereka semangat. Satu desa satu pendamping.

“Menghadapi era perdagangan bebas ditunjang dengan kecanggihan dunia digital ini, brand yang kita miliki mesti mendapat pengakuan dan perlindungan HAKI-nya. Ini segera diurus oleh Bupati melalui Dinas terkait”, tutup Bupati Simon.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste
75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I
Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah
KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak
BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 
Ferdinandus Maktaen Tantang Bukti : Tunjukan Dasar Bupati TTU Akui Pinjaman
Kuasa Hukum Sebut Pemberitaan Soal Falen Kebo Sudah Masuk Kategori Fitnah
Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Launching Pasar Batas Napan, TTU Bidik Pasar Lintas Batas RI – Timor Leste

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:04 WITA

75 Desa di TTU Belum Cairkan Dana Desa Tahap II, Tersendat SPJ Tahap I

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:35 WITA

Pasar Modern TTU Akan Ditata Per Klaster, Pedagang Basah dan Kering Dipisah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:53 WITA

KKJ NTT dan Aji Kupang Soroti Pemberitaan Kasus Advokat Bildad Thonak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:28 WITA

BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Perbatasan Kalbar, Tegaskan Kedaulatan dari “Beranda Negeri ” 

Berita Terbaru

ADVERTORIAL

Pemerintah Kabupaten Kupang Berdoa Untuk Gempa Flores

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:02 WITA