Wabup Kupang Sebut, Gua Benteng Jepang di Bukit Fatusuba Siap Dijadikan Destinasi Wisata

- Editor

Jumat, 24 September 2021 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,jurnal-NTT.com -Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH.MTh, mengatakan, 21 gua benteng Jepang yang terletak di Bukit Fatusuba kampung Bonen, Desa Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang akan segera dibenahi menjadi destinasi wisata. Bukit Fatusuba menurut Jerry memiliki nilai sejarah dan nilai rekreasi serta view yang sangat indah.

Demikian disampaikan Jerry saat mengunjungi obyek wisata Gua Benteng Jepang Bukit Fatusuba, Jumat (24/9/2021).

Dalam sambutannya, Jerry mengatakan, di atas Bukit Fatusuba terletak 21 gua benteng Jepang dengan latar belakang view (pemandangan) laut, gunung dan pepohonan yang sangat indah. Bukit Fatusuba juga sangat dekat dengan wilayah Kota Kupang.

Selama ini, menurut Jerry, 21 gua benteng Jepang tersebut tidak terawat namun tetap terlihat bersih dan rapih.

Hal tersebut lanjutnya, menunjukan bahwa masyarakat setempat memiliki keinginan besar agar 21 gua benteng Jepang yang terletak di atas Bukit Fatusuba itu bisa dijadikan destinasi wisata.

“Di atas Bukit Fatusuba ini terdapat 21 gua Jepang yang sangat bersih, sangat rapih, walapun selama ini belum atau kurang terawat atau kurang perhatian dari kita, tapi puji Tuhan bahwa masyarakat di Bonen, Desa Baumata ini punya keinginan yang betul-betul merindukan supaya Bukit Fatusuba ini bisa dijadikan obyek wisata”, jelasnya.

Baca Juga  Raih Double Diamond, Nini Senge Dapat Rumah Mewah Senilai Rp 1,4 Miliar dan Mobil Dari PT HWI

Jerry mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Desa Baumata agar bersama Pemerintah Kabupaten Kupang bergandeng tangan menjadikan 21 gua benteng Jepang itu sebagai destinasi wisata.

Kerinduan masyarakat agar Bukit Fatusuha itu bisa dijadikan destinasi wisata direspon baik mantan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang ini.

“Hari ini, saya diundang datang kesini dan benar-benar saya merasakan bahwa memang benar apa yang disampaikan oleh masyarakat dan betul-betul menjadi satu kerinduan, satu harapan. Saya pikir ini kita (pemerintah) harus cepat menjawab (permintaan masyarakat masyarakat) dalam waktu dekat karena ini salah satu tempat yang memiliki nilai sejarah dan nilai rekreasi, punya view yang begitu bagus,” pungkas mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang ini. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA