Bupati Malaka Bahas Penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak

- Editor

Rabu, 15 September 2021 - 19:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH bersama tim dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) membahas penyelenggaraan Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Malaka, Rabu (15/10/21) di ruang rapat Bupati Malaka.

Rapat itu dihadiri Kepala LPMP Provinsi NTT, Drs. H. Muhammad Irfan, MM, Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Pendidikan Masyarakat ( Dikmas ) Maria Advensia, SH, M. Hum, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Malaka, Silvester Leto, SH, Asisten Administrasi Umum, Drs. Yoseph Parera dan Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yohanes Klau, S.IP, MM

Bupati Malaka pada kesempatan ini mengemukakan apapun program pusat, propinsi yang ada dasar hukumnya dan memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat, pemerintah Kabupaten Malaka siap memberikan dukungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mewakili pemerintah dan masyarakat, Saya siap mendukung dan memberikan support untuk kegiatan yang memberikan hasil positif bagi kehidupan masyarakat. Sejak awal kepemimpinan Saya sudah berkomitmen untuk menempatkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di atas segalanya sesuai motto bonum commune suprema lex,” tandas Bupati

Baca Juga  Polsek Kupang Timur dan Pustu Tanah Putih Data Warga yang Datang Dari Zona Merah

Ditambahkan Ahli Hukum Pidana ini bahwa program yang berkaitan langsung dengan pendidikan, sinkron dengan program Bupati dan Wakil Bupati Malaka di bidang kualitas sumber daya manusia.

“Program ini sangat bagus karena bersentuhan dan sinkron dengan program yang kami usung di masa kepemimpinan yakni kualitas daya saing sumber daya manusia. Sehingga akan kita berikan perhatian serius,” aku Bupati yang akrab dengan nama SN.

Sementara Kepala LPMP Provinsi NTT, Drs. H.Muhammad Irfan, MM mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas penerimaan Pemerintah Kabupaten Malaka dengan program ini.

Baca Juga  Kijang VS Sepeda Motor Beat, Tiga Orang Sekarat

“Tentunya kami sangat mengapresiasi penerimaan pemerintah Kabupaten Malaka terkait program Sekolah Penggerak ini. Kita akan tetap bangun koordinasi dan komunikasi sehingga prosesnya tetap berjalan dan harapan kita dapat bermanfaat bagi kehidupan dan pendidikan di Kabupaten Malaka,” ujarnya.

Kepala BP PAUD Dikmas Provinsi NTT, Maria Advensia, SH, M.Hum di hadapan Bupati Malaka mengemukakan program Sekolah Penggerak merupakan program peningkatan kualitas belajar siswa yang terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mempercepat sekolah menjadi lebih maju dalam kurun waktu 3 tahun akademik.

“Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan holistik hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi dan karakter, yang dimulai dengan sumber daya manusia yang unggul yakni kepala sekolah dan gurunya,” jelasnya.

Dikatakan Maria Advensia, program Sekolah Penggerak akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi sehingga seluruh ekosistem sekolah di Indonesia akan menjadi sekolah penggerak.

Baca Juga  Akhirnya Pulang Kampung Wemasa-Malaka, Trivona TKW Yang Nyasar Di Aceh

” Program ini berupaya mengembangkan SDM sekolah mulai dari siswa, guru sampai kepala sekolahnya. Kualitas siswa diukur melalui pencapaian hasil belajar di atas level yang diharapkan dengan didukung lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan. Program ini menandakan, kepala sekolah dan guru dianggap sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan kompetensi dan karakter yang dikembangkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, program Sekolah Penggerak menghendaki adanya kerja sama yang baik antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi dengan Pemerintah Daerah.

Program Sekolah Penggerak ini diwujudkan Pemerintah Kabupaten Malaka dengan pernyataan ketersediaan dan dukungan melalui video testimoni atau video komitmen dan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kemendikbudristek. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA