Yosef Lede Nyaris Adu Jotos Dengan Ketua DPRD Kabupaten Kupang Dalam Rapat Banggar

- Editor

Jumat, 26 November 2021 - 07:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi,jurnal-NTT.com – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kupang, Yosef Lede atau yang biasa disapa Yos Lede, nyaris adu jotos dengan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Kamis (25/11/2021) dalam sidang Badan Anggaran (Banggar) di ruang sidang DPRD Kabupaten Kupang.

Yos Lede yang ditemui media ini usai kericuhan itu mengaku kesal atas sikap Daniel Taimenas.

Daniel dinilai telah melecehkan martabat lembaga DPRD Kabupaten Kupang karena telah mengabaikan sejumlah agenda pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kupang tahun anggaran 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yos Lede, sejumlah agenda pembahasan APBD Kabupaten Kupang tahun anggaran 2022 yang telah ditetapkan dalam Badan Musyawarah (Banmus) seperti laporan pembahasan komisi-komisi DPRD bersama mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak diserahkan dalam forum sidang Banggar. Selain itu, tanggapan Bupati Kupang atas laporan pembahasan komisi-komisi juga tidak dibahas dalam sidang Banggar tersebut.

Baca Juga  Polres Malaka Segera Cek Proyek Septik Tank Mangkrak di Desa Wederok dan Desa Raimataus

Sidang Banggar yang dilaksanakan tersebut lanjut Yos Lede, hanya didasarkan pada dokumen rancangan Kebijakan Umum Anggaran Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Sementara laporan komisi-komisi atas pembahasan rancangan KUA-PPAS bersama mitra OPD, tidak diserahkan oleh Ketua DPRD kepada pihak eksekutif untuk dibahas dalam sidang Banggar.

“Lembaga ini sudah tidak bermartabat. Persidangan sudah cacat hukum. Seluruh mekanisme sudah tidak dipakai. Hasil keputusan Banmus yang disahkan di paripurna tidak dipakai. Pembahasan komisi yang kemarin dibahas selama dua hari tidak dipakai. Laporan komisi juga tidak diserahkan, tidak dipakai. Sidang Banggar ini hanya didasarkan pada rancangan KUA-PPAS”, ungkap Yos Lede.

Menurut mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang periode 2014/2019 ini, selain tidak melaksanakan sidang sesuai mekanisme persidangan yang telah ditetapkan dalam Banmus, Daniel Taimenas juga dinilai telah mengebiri hak bicara anggota Banggar DPRD Kabupaten Kupang yang hadir dalam rapat Banggar tersebut.

Baca Juga  Tanggapi Dugaan Pesta Miras Anggota DPRD, Bupati Malaka: Senang-Senang Pakai Lambang Kebesaran Dewan kan Tidak Etis Juga !

Yosef Lede mengatakan, dalam memimpin sidang, Daniel Taimenas sangat arogan. Pendapat anggota Banggar tidak didengar sama sekali.

“Dia (Daniel) tanya langsung ketuk palu. Tanya langsung ketuk palu. Tidak kasih kesempatan sama sekali bagi anggota DPRD untuk bicara. Sidang apa model begini? Ketua DPRD perlakukan kami seperti kambing conge (tuli) yang datang duduk, terima dokumen setebal 40 centi meter lalu langsung setuju-setuju tanpa kami melihat dan kami membaca. Minta bicara pun tidak dikasih kesempatan. Ini sidang apa model begini? Ketua DPRD sangat melecehkan kami semua disini”, tandas Lede.

Yos Lede menduga, Daniel sedang menskenariokan sesuatu hal dibalik sikap pengabaian sejumlah agenda sidang yang telah ditetapkan dalam Banmus.

“Ada yang disembunyikan. Ada sesuatu yang diskenariokan. Sehingga hak bicara kami dikekang. Kalau kami tidak dikasih hak bicara berarti ada apa-apa. Ada apa di anggaran itu? Itu yang dipertanyakan dan perlu ditelusuri”, ujarnya.

Baca Juga  Prof. Rokhmin: Saya Akan Sangat Bersukaria Jika Diundang ke Malaka untuk Bersinergi Eksplore Potensi Kelautan dan Perikanan

Ia mengatakan, sesuai mekanisme persidangan yang ditetapkan dalam Tatib, jika ada pergeseran waktu maka harusnya dilakukan Banmus ulang untuk menetapkan kembali jadwal persidangan.

Pantauan media ini, Kamis (25/11/2021) sore di ruang sidang DPRD Kabupaten Kupang, kericuhan itu terjadi lantaran Yos Lede merasa kesal atas sikap Daniel Taimenas yang tidak memberi kesempatan bicara kepada Yos Lede.

Terlihat, beberapa kali Yos Lede meminta bicara namun tidak digubris. Sikap Daniel itu membuat Yos Lede marah dan langsung berjalan menuju Daniel yang sedang memimpin sidang.

Beruntung Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Yohanis Mase bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang cepat menghadang Yos Lede. Sementara Daniel hanya terdiam dan tidak beranjak dari kursi pimpinan sidang.

Kericuhan itu sempat membuat sidang Banggar terhenti sejenak. Beberapa saat kemudian, sidang Banggar kembali dilanjutkan. (epy)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA