Warga Temukan Amunisi Aktif, Polres TTU Gerak Cepat Amankan

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNAL NTT – Seorang warga bernama Yohanes Manose (46), di area belakang Sinar Terang, RT/RW : 046/09, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menemukan satu butir amunisi aktif dengan kaliber 50-80 mm yang biasa digunakan pada senjata jenis mortir/artileri kecil, Senin (1/12/2025).

Penemuan satu butir amunisi itu saat Yohanes sedang mencangkul tanah di kebunnya dan area penemuan berada tidak jauh dari benteng tua peninggalan masa penjajah.

Baca Juga  Yohanes Nahak: Pengerjaan Jalan Provinsi Di Kabupaten Malaka Segera Dimulai

Menurut keterangan Kepala Sub Seksi PIDM Humas Polres TTU, Ipda Markus Wilco Mitang, amunisi ditemukan dalam kondisi masih aktif berkaliber 50–81 mm berpotensi Meledak, terkubur pada kedalaman sekitar 20 cm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat menemukan amunisi tersebut, kemudian Yohanes melaporkan ke Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote setelah menerima laporan akan penemuan amuniai aktif tersebut.

Baca Juga  Miris ! Pokja UKPBJ Kabupaten Kupang Tetapkan CV Liana Murni Sebagai Pemenang Tender Tanpa Dokumen SKP

Piket Fungsi bersama Kanit Identifikasi Sat Reskrim Polres TTU langsung mendatangi TKP, memasang police line dan mengamankan amunisi aktif tersebut.

“Tingkat risiko masih sangat tinggi. Amunisi mortir aktif dapat meledak sewaktu-waktu apabila terkena benturan, tekanan, atau gesekan,” jelas Ipda Wilco.

Pihak Kepolisian menyampaikan apresiasi kepada warga yang dengan kesadaran penuh menyerahkan barang-barang berbahaya kepada pihak kepolisian.

Baca Juga  Dinkes TTU Beberkan Hasil Uji Labkes Temukan Sebagian Besar Ikan di Pasar Tradisional Kefamenanu Mengandung Formalin

Langkah ini menunjukkan kepercayaan serta dukungan masyarakat terhadap upaya kepolisian dalam pemeliharaan situasi yang kondusif di wilayah operasi khususnya Kabupaten TTU.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA