Tanam Anakan Pohon Produksi Bersama Aktivis Gemma, Bupati Simon: Masyarakat Harus Rajin Menanam

- Editor

Senin, 27 Desember 2021 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka, jurnal-ntt.com – Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., bersama para aktivis Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) melakukan penanaman secara simbolis anakan pohon produktif di Dusun Katara, Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka pada Senin, (27/12/2021).

Anakan Pohon yang di tanam secara simbolis di SDI Katara dari 1000 yang nantinya akan disebar disetiap Desa di setiap Das Dusun Katara A dan B Desa Fafoe.

Baca Juga  Kembali Terpilih Memimpin Pemuda Muhammadiyah, Saiful Abdullah Berharap Dukungan Gerakan Kemajuan Organisasi

Dikatakan Bupati Malaka, kiranya anakan pohon yang akan di tanam oleh para aktivis Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) kefamenanu ini dapat memperbaiki ekosistem alam dan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sayur-mayur setiap harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain untuk memperbaiki ekosistem alam, dengan menanam, juga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti menanam sayuran, cabe, serai, ubi dan banyak lagi yang bisa ditanam dilingkungan sekitar, sehingga kita tidak perlu banyak lagi berbelanja dipasar,” Demikian disampaikan Bupati Simon nahak saat melakukan Penanaman anakan Pohon secara simbolis di depan SDI Katara.

Baca Juga  Polres Belu Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Rudapaksa Terhadap Anak ke Kejaksaan

Pada kesempatan tersebut, Bupati Simon juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Fafoe untuk menjaga tanaman-tanamana tersebut, bila perlu ikut menanam sebanyak mungkin.

“Masyarakat harus rajin menanam tanaman dilingkungan sekitar rumah, agar kita bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan keluarga kita,” Ujar Bupati Simon

Hadir dalam Penanaman Anakan Pohon secara Simbolis Oleh Bupati Malaka adalah, Kades Fafoe, kaur Pembangunan Desa Fafoe, Tua Adat Katara, Pemuda Desa Fafoe, kepala Sekolah SDI Katara, masyarakat Desa fafoe di dususun Katara A dan B.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA