Ruas Jalan Nanin-Nanebot Rusak Berat, Warga Terisolir Saat Musim Hujan

- Editor

Senin, 27 Juni 2022 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah kondisi jalan yang menghubungkan Desa Nanin dan Desa Nanebot di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka

Inilah kondisi jalan yang menghubungkan Desa Nanin dan Desa Nanebot di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka

Betun,jurnal-NTT.com – Warga Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka terisolir saat musim hujan. Pasalnya, ruas jalan yang menghubungkan Desa Nanin dan Desa Nanebot rusak berat.

Pantauan media ini, Senin (27/06/2022), ruas jalan Nanin-Nanebot yang belum beraspal tersebut rusak berat sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Ruas jalan sepanjang kurang lebih delapan kilo meter tersebut berlubang dan dipenuhi bebatuan lepas akibat tergerus air.

Baca Juga  Selenggarakan Webinar, FDEP Minta Bupati Simon Jadi Narasumber

Terdapat beberapa tanjakan berbahaya di beberapa ruas, seperti di kampung Leobot dan Leohas, Desa Nanin dan di sekitar obyek wissta danau Wemaromak, Desa Nanebot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa tanjakan itu sulit dilalui saat musim hujan. Sebab tidak hanya berlumpur, namun juga berlubang dan dipenuhi bebatuan lepas.

Tokoh pemuda Desa Nanebot, Cristoforus Mau Fahik meminta Pemerintah Kabupaten Malaka agar dapat memperbaiki ruas jalan Nanin-Nanebot tersebut. Perbaikan jalan Nanin-Nanebot itu lanjutnya, dapat membuka akses ekonomi masyarakat Desa Nanebot.

Baca Juga  Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

“Warga Desa Nanebot sulit menjual hasil pertanian ke kota. Sebab ruas jalan Nanin-Nanebot ini sangat sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Tidak hanya sulit dilalui saat musim hujan tapi juga musim kemarau”, ungkapnya.

Chris mengatakan, kondisi jalan yang buruk tersebut mengakibatkan obyek wisata danau Wemaromak atau yang biasa disebut danau Nanebot di Desa Nanebot, sulit dikunjungi wisatawan.

Baca Juga  Bawaslu Kabupaten Kupang Telusuri Dugaan Politik Praktis Camat Sulamu dan Camat Fatuleu Tengah

“Obyek wisata Wemaromak ini sangat potensial dan bisa menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun asing. Dan tentu bisa mendatangkan PAD bagi daerah. Jadi harapan kami jalan ini bisa mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Malaka”, pungkasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA