Jenazah Prada Ardi Yudi Ardianto yang Gugur di Papua Tiba di Kampung Halamannya

- Editor

Kamis, 20 Mei 2021 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BETUN,JURNAL-NTT.COM – Jenazah Prada Yudi Ardianto prajurit Yonif Para Raider 432 Wira Setia Jaya yang gugur diserang puluhan Orang Tak Dikenal (OTK) di Dekai, Yahokimo Papua, Selasa (18/5/2021) tiba di kampung halamannya, Kompleks Tubaki, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Pantauan media ini, ambulance yang membawa jenazah Prada Yudi tiba di rumah duka Kamis (20/5/2021) tepat pukul 02.00 WITA.

Baca Juga  Esksplor Potensi Kelautan dan Perikanan di Malaka, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan RI Kunjungi Pantai Abudenok

Jenazah Prada Yudi diberangkatkan dari Kupang, diantar anggota TNI dari Detasemen Polisi Militer (Denpom) IX/3 Kupang dan anggota Yonif 743. Jenazah Prada Yudi disambut secara militer oleh anggota TNI Batalyon Armed 6 Makasar yang saat ini bertugas di perbatasan RI-RDTL serta anggota Polres Malaka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan warga dan kelurga yang telah menanti jenazah Prada Yudi, menangis histeris ketika peti jenazah diusung dari ambulance menuju rumah duka.

Baca Juga  Pemerintah Kabupaten TTU Mendapat Bantuan 20 Unit Handtraktor dari Kementerian Pertanian

Informasi yang dihimpun media ini di rumah duka, sebelum dikebumikan, tepat Pukul 03.00 WITA, jenazah Prada Yudi akan disolatkan terlebih dahulu di Mesjid Al-qadr Pasar Baru, Betun. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA