Garda Desak Kejati NTT Percepat Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada TTU

- Editor

Minggu, 21 Juni 2020 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu,JurnalNTT1.Com – Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi dan Keadilan (Garda) Timor Tengah Utara (TTU) mendesak aparat Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT agar mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten TTU tahun 2010.
Melalui Siaran Pers yang diterima media ini, Jumat (19/06/2020), Ketua Garda TTU, Paulus Modok mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada TTU tahun 2010 sudah lama mengendap di Kejaksaan Negeri TTU.

Paulus Modok, SE
Pada tahun 2015, Kejari TTU sempat melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil menetapkan beberapa tersangka. Namun akhirnya para tersangka itu dibebaskan.
Pada tanggal 16 Januari 2020, Garda TTU kembali melaporkan kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada TTU itu ke Kejati NTT. Dan tanggal 29 Januari 2020 Garda TTU kembali menyerahkan temuan bukti baru terkait kasus korupsi dana hinah itu ke Kejati NTT.
Menurut Modok, sesuai informasi yang diperoleh Garda TTU, kasus dugaan korupsi dana hibah Pilkada TTU tahun 2010 sudah diekspose Kejari TTU di hadapan Kajati NTT beberapa waktu lalu. Dalam ekspos itu, ditemukan adanya indikasi kerugian negara.
Karena itu ia berharap, Kejati NTT dapat mempercepat proses penangan kasus tersebut.
“Kami sangat berharap kepada Bapak Kajati NTT yg baru untuk mempercepat proses kasus ini karena melibatkan beberapa kompenen penting dalam Pilkada TTU 2010 yakni lima orang Komisioner KPUD TTU tahun 2010 dan staf Sekretariat KPUD TTU”, jelasnya.
Selain itu menurutnya, ada dugaan keterlibatan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dalam kasus korupsi dana hibah Pilkada TTU tahun 2010.
Bupati Fernandes didiuga mendisposisi surat pencairan sisa dana hibah pemilukada TTU tahun 2010 pada tanggal 21 Mei 2012 senilai Rp 600 juta lebih.
“Apa yang dilakukan oleh KPU TTU dan Bupati Raymundus Sau Fernandes dengan mencairkan dana hibah Pilkada TTU tahun 2010 pada tahun 2012 jelas sangat bertentangan dengan MoU yang dibuat oleh Pemda TTU dengan KPUD TTU 2010 bahwa setiap tahapan Pilkada harus disampaikan laporan pertanggungjawaban KPUD TTU kepada pemerintah daerah. Apalagi di tahun 2012 tidak ada lagi tahapan Pilkada 2010. Apakah ada undang undang atau peraturan pemerintah atau peraturan KPU pusat yang memberi ruang untuk hibah dana Pilkada bisa diluncurkan”? Demikian Siaran Pers GARDA TTU yang ditandatangani Ketua Garda TTU, Paulus Bau Modok, SE dan Sekretaris Garda TTU, Willem Oki, S.Ip. (epy)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Bupati dan Wabup Malaka Tinjau Langsung Upaya Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Malaka Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA