Dana PKH Lenyap di Rekening, Sejumlah Warga Desa Nanebot Mengeluh

- Editor

Senin, 12 Desember 2022 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Desa Nanebot yang sudah dua tahun tidak menerima dana PKH sedang menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Keluarga (KK), Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan KTP. Foto: Sipri Klau/JN.

Masyarakat Desa Nanebot yang sudah dua tahun tidak menerima dana PKH sedang menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Keluarga (KK), Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan KTP. Foto: Sipri Klau/JN.

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Sejumlah warga Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT mengeluh. Pasalnya, sudah dua tahun mereka tidak menerima dana Program Keluarga Harapan (PKH). Dana PKH yang sebelumnya masuk ke rekening mereka secara rutin, tiba-tiba raib dari rekening.

Kepada media ini, Sabtu (10/12/2022), Maria Goreti Bano, salah satu penerima manfaat PKH menuturkan, selama tahun 2020, dirinya menerima manfaat PKH. Ia mengaku memenuhi salah satu syarat penerima manfaat karena memiliki anak yang masih bersekolah. Pertengahan tahun 2021, ia hendak menarik uang PKH melalui jasa BRILink. Namun saat kartu ATM digesek, ternyata tidak ada uang yang masuk di rekening.

Baca Juga  Dua Tempat Ibadah Di Kabupaten Malaka Dapat Bantuan CSR Dari Bank NTT

Ia mengaku sudah mengadukan persoalan ini kepada Pendamping PKH Desa Nanebot, Ignas Kono. Namun tidak ada tindaklanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bulan Oktober (tahun 2021) saya ke BRILink mau ambil uang. Tapi ternyata uang tidak ada di rekening. Terpaksa saya pulang. Saya sudah sampaikan persoalan ini ke pendamping PKH, Pak Ignas Kono. Tapi tidak ada tindaklanjut”, jelas Maria Goreti Bano.

Maria Goreti juga mengaku, nomor PIN ATM semua penerima manfaat di Desa Nanebot dibuat sama.

“Kami semua penerima manfaat PKH di Desa Nanebot punya PIN sama”, ujarnya.

Baca Juga  Ketua Komisi III DPRD Malaka Segera Usulkan Pembangunan Jalan Nanin-Nanebot yang Saat ini Rusak Berat

Persoalan yang sama dialami penerima manfaat lainnya seperti Maria Angela Luruk, Yuliana Bete, Siprianus Lesu, Yonatas Muti, Markus Seran, Susana Mea dan beberapa warga lainnya.

Selain itu, Yustina Bete, penerima manfaat PKH lainnya mengatakan, kartu ATM PKH miliknya saat ini disimpan oleh seorang pegawai Dinas Sosial Kabupaten Malaka bernama Ela. Saat dirinya meminta kartu ATM tersebut, Ela mengaku bahwa kartu ATM PKH tersebut sudah terbawa banjir bandang.

“Saya minta kartu ATM Ibu Ela bilang banjir sudah bawa. Terpaksa saya pasrah saja”, jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Folgen Fahik, ketika dimintai tanggapannya mengaku belum mengetahui persoalan yang dialami warga penerima manfaat PKH di Desa Nanebot tersebut. Karena itu ia meminta perwakilan warga yang tidak menerima dana PKH agar membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik warga yang tidak menerima PKH tersebut ke kantor Dinas Sosial.

Baca Juga  Kajari Oelamasi Ingatkan Pemkab Kupang Segera Audit Pekerjaan Gedung GOR

“Nanti tolong sampaikan salah satu warga datang bertemu saya di kantor. Jangan lupa bawa KKS, KK dan KTP. Supaya saya panggil Kabid (Kepala Bidang) dan pendamping PKH untuk klarifikasi”, jelasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA