Bupati Malaka Nyatakan Perang Melawan Covid-19

- Editor

Rabu, 4 Agustus 2021 - 16:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com – Bupati Kabupaten Malaka Dr Simon Nahak, S.H., M.H. menyatakan perang melawan pandemi global virus corona (Covid-19). Dia menyatakan Covid-19 adalah ‘musuh tak terlihat’, dan telah mengubah sendi-sendi kehidupan manusia.

Pernyataan ‘berperang’ melawan corona itu diungkap Bupati Simon penuh keyakinan akan kekuatan dari Tuhan, Alam dan Leluhur turut membantu menghalau virus Corona dari bumi Malaka. Hal ini disampaikan nya saat pertemuan dengan Kadis, Camat dan Kepala Desa di Kantor Camat Malaka Tengah, Rabu (4/8/21).

Langkah strategis untuk menghadapi “musuh tak terlihat ini” antara lain:

Pertama, berkeliling ke 12 kecamatan guna menyatakan perang melawan Covid-19 dan instruksikan kepada Pak Camat dan Kepala Desa untuk segera merealisasikan posko-posko penjagaan covid di semua Desa. “Kalau sudah ada dipertahankan, dijaga, dan tolong digunakan”.

Kedua, menginstruksikan kepada seluruh OPD, Camat, Para Kepala Desa dan semua saja, tidak mengenal siapapun mulai dari diri kita masing-masing agar memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi ketika bertemu bapak/mama, basaudara yang ada di sawah, ada di kebun, kalau lihat yang tidak pakai masker, tolong sampaikan kepada mereka agar pakai masker. Ini satu harapan sekaligus perintah supaya kita tidak main-main untuk menghadapi Covid-19”, tegas Bupati Simon.

Baca Juga  Dana PKH Lenyap di Rekening, Sejumlah Warga Desa Nanebot Mengeluh

Lanjut Bupati Simon, kami mulai start dari kota Betun sampai ke-11 kecamatan lainnya istilah orang Malaka bilang “mare mola umah laran lai keta sai uluk bah ruman sia to” kita mulai dari keluarga dulu. Tentunya kehadiran saya selalu bersama dengan OPD terkait agar dapat menjawab setiap persoalan yang membutuhkan jawaban.

Mengingat Kepala Desa setiap harinya bertemu secara langsung dengan masyarakat, Bupati Simon minta agar kepala desa tidak boleh berhenti mengingatkan keluarga kita, masyarakat kita untuk pakai masker, pakai handsanitizers. Tangan kalau lagi kotor jangan digosok di mata, cuci tangan, jaga jarak. Supaya kita bisa menekan penyakit ini dan kita yakini itu.

Baca Juga  Henry Simu Sebut, Oknum Teda di Malaka Jadi Kuasa Direktur, Kerja Proyek dan Mengawas Proyek

“kita percaya bahwa Tuhan, leluhur, alam semesta tidak mungkin akan mengutuk kita untuk sekian lama. Kita yakin pasti kita akan diberkati, agar kita terbebas dari penyakit ini. kita harus yakin itu bahwa kita bisa, dari Malaka kita bisa”, ucap Bupati Simon.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA