Ketua Komisi III DPRD Malaka Segera Usulkan Pembangunan Jalan Nanin-Nanebot yang Saat ini Rusak Berat

- Editor

Selasa, 28 Juni 2022 - 21:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pengendara sedang mendorong sepeda motor melewati tanjakan berlumpur di salah satu titik jalan  Nanin -,Nanebot yang rusak berat.

Dua pengendara sedang mendorong sepeda motor melewati tanjakan berlumpur di salah satu titik jalan Nanin -,Nanebot yang rusak berat.

Betun,jurnal-NTT.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Henry Melki Simu, berjanji akan segera mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Malaka agar segera membang9un ruas jalan Nanin-Nanebot di tahun anggaran 2023 yang akan datang. Ruas jalan Nanin-Nanebot yang menghubungkan Desa Nanin dan Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat tersebut kini rusak berat sehingga sulit dilalui kendaraan.

Henry Simu yang dikonfirmasi media ini, Selasa (28/06/2022) mengatakan, ia akan segera mendiskusikan persoalan kerusakan jalan Nanin-Nanebot itu dengan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malaka agar dapat dibahas dan dimasukkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malaka, tahun anggaran 2023.

“Kita akan upayakan nanti. Kita diskusi nanti. Agar pemerintah untuk tahun depan ini (2023) bisa (dibangun)”, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait penanganan darurat atas kerusakan berat di beberapa titik jalan seperti di kampung Leohas, kampung Leobot dan di sekitar danau Wemaromak, Henry juga mengatakan akan berdiskusi dengan anggota Komisi C DPRD Malaka lainnya untuk disulkan dalam Sidang Perubahan Anggaran, tahun anggaran 2022 yang akan digelar dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga  Wabup Malaka Berkunjung ke BUMI Pospera Malaka

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak, yang dihubungi media ini melalui telepon seluler, tidak merespon.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Lukas Yosef Nahak yang dihubungi media ini melalui sambungan telepon, mengatakan, akan segera melaporkan persoalan kerusakan jalan Nanin-Nanebot tersebut kepada Yohenes Nahak, selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka.

Ketika ditanya apakah bisa dilakukan penanganan darurat atas kerusakan beberapa ruas jalan Nanin-Nanebot yang sulit dilalui kendaraan, Lukas juga mengatakan akan melapor dahulu kepada Kepala Dinas PUPR.

“Terkait tindak lanjut, nanti besok saya lapor Pak Kadis dulu. Lewat HP (Hand Phone) ini tidak baik. Jadi besok saya bertemu langsung beliau untuk saya laporkan. Nanti tindaklanjutnya seperti apa akan saya sampaikan kembali (kepada media ini)”, ujarnya.

Lukas mengaku sudah mengirim link berita jurnal-NTT.com yang memuat tentang kerusakan jalan Nanin-Nanebot serta video yang berisikan dua orang pengendara sedang mendorong sepeda motor saat melewati ruas jalan yang rusak berat di kampung Leohas, Desa Nanin.

Baca Juga  Sekda Kabupaten Kupang Lantik 205 Pejabat Pengawas

Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Nanebot, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka terisolir saat musim hujan. Pasalnya, ruas jalan yang menghubungkan Desa Nanin dan Desa Nanebot rusak berat.

Pantauan media ini, Senin (27/06/2022), ruas jalan Nanin-Nanebot yang belum beraspal tersebut rusak berat sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Ruas jalan sepanjang kurang lebih delapan kilo meter tersebut berlubang dan dipenuhi bebatuan lepas akibat tergerus air.

Terdapat beberapa tanjakan berbahaya di beberapa ruas, seperti di kampung Leobot dan Leohas, Desa Nanin dan di sekitar obyek wisata danau Wemaromak, Desa Nanebot.

Beberapa tanjakan itu sulit dilalui saat musim hujan. Sebab tidak hanya berlumpur, namun juga berlubang dan dipenuhi bebatuan lepas.

Tokoh pemuda Desa Nanebot, Cristoforus Mau Fahik meminta Pemerintah Kabupaten Malaka agar dapat memperbaiki ruas jalan Nanin-Nanebot tersebut. Perbaikan jalan Nanin-Nanebot itu lanjutnya, dapat membuka akses ekonomi masyarakat Desa Nanebot.

Baca Juga  Dua Remaja Diamankan Atas Pembakaran Pohon Natal di Simpang Tiga Dalehi Kota Kefamenanu

Baca Juga Kuasa Direktur CV Aditya Beberkan Bukti Kebohongan Pokja Pemilihan UKPBJ Kabupaten Kupang
“Warga Desa Nanebot sulit menjual hasil pertanian ke kota. Sebab ruas jalan Nanin-Nanebot ini sangat sulit dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Tidak hanya sulit dilalui saat musim hujan tapi juga musim kemarau”, ungkapnya.

Chris mengatakan, kondisi jalan yang buruk tersebut mengakibatkan obyek wisata danau Wemaromak atau yang biasa disebut danau Nanebot di Desa Nanebot, sulit dikunjungi wisatawan.

Baca Juga Tidak Laporkan Keberadaan Buronan Kasus Korupsi, Polisi Diminta Periksa Bupati TTU
“Obyek wisata Wemaromak ini sangat potensial dan bisa menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun asing. Dan tentu bisa mendatangkan PAD bagi daerah. Jadi harapan kami jalan ini bisa mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Malaka”, pungkasnya. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA