Jenazah Frans Lebu Raya Disemayamkan Di Kantor Gubernur

- Editor

Senin, 20 Desember 2021 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Mensanews.com– Jenazah mantan Gubernur NTT 2 Periode 2008-2018, Drs. Frans Lebu Raya akan disemayamkan di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, besok Selasa 21 Desember, untuk diberi penghormatan terakhir secara kedinasan.

Demikian informasi yang disampaikan Sekertaris daerah provinsi NTT Benediktus Polo Maing kepada Media ini di rumah Duka, Senin (20/12/2021)

Baca Juga  Bupati dan Wabup Malaka Himbau Camat dan Kades Lakukan Pertemuan Adat di Wilayah Masing-Masing

“Jenazah akan dibawah ke Gereja Asumta, untuk dilakukan misa requiem, yang dipimpin langsung oleh uskup agung Kupang, Petrus Turang, Pr setelah itu Jenasa diberangkatkan ke Flores timur, melalui bandara Eltari Kupang”, jelas Polo Maing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya kata Polo Maing, besok sekira pukul 07.00 Wita, Ibadat pelepasan Jenazah di Rumah Duka, kemudian bertolak Ke Gereja Asumta untuk dilakukan Misa Requem yang dipimpin langsung oleh uskup Agung Kupang, Petrus Turang, Pr.

Baca Juga  Kades Nanebot Coret Lima Keluarga Miskin dari Daftar Penerima BLT Tanpa Alasan Jelas

Jenazah diberangkatkan dengan pesawat carter yaitu Dimonim Air yang didampingi empat keluarga, sementara keluarga yang lainnya akan menggunakan pesawat reguler Wings Air.

Tiba di Larantuka akan disemayamkan di Kantor Bupati, dan diterima secara Kedinasan.(Oll)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Brimo, Langkah Cerdas BRI Kefamenanu Membentuk Generasi Finansial Sehat
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:33 WITA

Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:02 WITA

Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT

Berita Terbaru

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA