Tingkatkan kualitas SDM, TP PKK Malaka Gelar Pelatihan Pembuatan Abon dan Aneka Kerajian Tangan

- Editor

Senin, 2 Agustus 2021 - 17:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun, Jurnal-ntt.com –  “Kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan dan pelatihan aneka kerajinan tangan tersebut digelar dengan tujuan membangkitkan kesadaran masyarakat Malaka serta SDM para kader TP PKK dalam mengelola hasil pangan lokal”, Jelas Ketua TP PKK, drg.Maria Martina Nahak saat membuka kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan tuna, di Halaman Rumah jabatan Bupati Malaka Senin (2/8/2021).

Sebelum memastikan jenis ikan yang digunakan untuk pembuatan abon ikan, terlebih dahulu dilakukan demo teknik pembuatan abon ikan dari ikan pari dan ikan tuna. Dan hasil dari demo teknik menentukan Ikan tuna sebagai bahan dasar pembuatan abon ikan.

“Ikan tuna diketahui kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan saraf otak bayi. Dengan mencukupi asupan ini, Si Kecil akan tumbuh menjadi anak cerdas yang memiliki tingkat konsentrasi dan daya ingat tinggi,” jelas Ketua TP-PKK kepada awak media.

drg. Maria mengatakan Abon ikan juga cukup bermanfaat untuk anak-anak dan bayi, bisa dicampur bubur atau digunakan sebagai daging untuk telur dadar. hal ini merupakan cara untuk melakukan pencegahan angka stunting dan pencegahan gizi buruk untuk, anak-anak Malaka.

“Pengolahan ikan tuna menjadi abon ikan tersebut, merupakan salah satu upaya pemerintah melalui ketua TP PKK, untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan akan nilai perikanan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam masyarakat pesisir sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malaka terutama yang berada dipesisir”, ujar drg Maria.

Baca Juga  Ekshumasi Jenazah Maleo Dikawal Ketat Polres TTU, Proses Autopsi Berlangsung di RSUD Kefamenanu

Selain abon ikan, adapun pelatihan pembuatan aneka kerajinan tangan oleh tutor (sebagai pengajar) TP PKK dalam mengolah hasil pangan lokal di tingkat Kecamatan dan Desa guna kegiatan tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan sebagai nilai tambah memenuhi kebutuhan para ibu rumah tangga.

“Dengan pelatihan tersebut antara lain, untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para tutor (sebagai pengajar) TP PKK dalam mengolah hasil pangan lokal di tingkat Kecamatan dan Desa,”kata drg. Maria Martina Nahak

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Hasil Swab Test di NTT Meningkat Menjadi 30 Orang

Pelatihan yang dilaksanakan pada hari ini dipandu oleh narasumber yang sudah memiliki pengalaman dalam melakukan proses pengolahan abon ikan dari ikan Tuna. Dan pesertanya adalah para kader TP-PKK yang nantinya akan menjadi tutor di Kecamatan dan Desa.

“Saya berharap masyarakat nelayan atau pesisir hanya mengkonsumsi ikan dengan cara biasa. Diantaranya bakar, goreng, kuah asam. Selain itu, melalui pelatihan pembuatan abon ikan ini tentunya membuka wawasan masyarakat yang hasilnya akan dikonsumsi masyarakat jika produksi lokal lebih, abon ikan akan menjadi oleh-oleh khas Malaka,” tutup drg. Maria.(*/oll)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Berita Terbaru