Prof. Rokhmin: Saya Akan Sangat Bersukaria Jika Diundang ke Malaka untuk Bersinergi Eksplore Potensi Kelautan dan Perikanan

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Betun,jurnal-NTT.com -Prof. Rokhmin, merasa akan sangat bersukaria jika memang benar diundang ke Malaka untuk memberikan masukan dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka, dalam mengembangkan dan mengeksplore potensi kelautan dan perikanan.

“Dengan senang hati, saya akan memenuhi undangan Pak Bupati Malaka dan akan memberikan pikiran-pikiran konstruktif membangun Malaka khususnya di bidang kelautan dan perikanan”.

Hal ini diungkapkan Prof. Ir. Rokhmin Dahuri, MS saat bertemu empat mata dengan Bupati Malaka di Lobi BW Suite Belitung, Jumat (8/10/2021) di sela-sela kegiatan Munas II Aspeksindo yang berlangsung di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya mantan Menteri Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarnoputri ini menambahkan, hal lain yang lebih urgent adalah bersama dengan pemerintah kabupaten bersinergi dengan berbagai pikiran dan tindakan agar masyarakat lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Baca Juga  Adat Jalan, Hukum Jalan - Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat

Ketika ditanya buah pikiran bernas apa yang akan dikolaborasi dengan pemerintah kabupaten, doktor lulusan Universitas Kanada tahun 1991 mengemukakan, bicara tentang potensi kelautan dan perikanan sangat kompleks.

“Sekarang tergantung dari good will pemerintah dan elemen masyarakat lainnya untuk memberdayakan potensi lokal yang besar tersebut dan underutilities secara baik dari segmen kelautan dan kemaritiman,” ujar alumni IPB Bogor ini.

Bahkan dirinya mmenyebut akan memberikan support lebih dan selalu mendampingi Bupati Malaka, sehingga potensi lokal yang ada ditransformasi melalui proses pembangunan dan bisnis kelautan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga  Penuhi Janji, Prof Rohkmin Dahuri Berkunjung ke Malaka

Ditanya, kolaborasi seperti apa yang menjadi fokus dalam urusan kelautan dan perikanan, lelaki asal Cirebon ini menguraikan ada 5 sektor yang mesti dikedepankan yakni pertama, soal perikanan budi daya, perikanan tangkap, industri hasil pengolahan ikan, industri pariwisata bahari dan biotekhnologi kelautan.

“Fokus saja pada 5 sektor ini, yakin bahwa potensi kelautan dan perikanan akan lebih maju dan dapat meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Pada kesempatan pertemuan empat mata itu, Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH memberikan sedikit gambaran tentang Malaka, potensi dan tantangan ke depannya.

Bupati Malaka yang selalu menggunakan analisa SWOT ini mengatakan posisi Malaka sangat strategis karena di darat berbatasan langsung dengan Timor Leste dan di laut berbatasan dengan Australia.

Baca Juga  Realisasi Program Jamban Sehat di Desa Nanebot Diduga Tidak Sesuai RAB

“Dengan keadaan laut yang sangat luas, masyarakat Malaka harus diberdayakan dan salah satunya sektor perikanan sehingga kita butuh pikiran dan pendapat dari para pakar termasuk Prof Rokhmin,” katanya.

Bupati yang mottonya lebih banyak eksekusi dari pada diskusi ini mengutarakan, hal lain yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah belum adanya sarana pelabuhan laut sehingga bisnis laut menjadi lemah.

“Hal lain adalah belum adanya bandar udara sehingga akses transportasi udara terhambat dan belum berjalan dengan baik. Kita akan pacu 2 sarana ini di waktu mendatang,” kata Bupati Malaka.

Pertemuan empat mata Prof Rohkmin Dahuri dan Doktor Simon Nahak menghasilkan beberapa kesepakatan yang nantinya akan dibahas lebih lanjut.

Sumber : kominfo malaka

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara
Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik
Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:37 WITA

Dinyatakan Langgar Sumpah, 3 Anggota DPRD TTU Cuma Diberhentikan Sementara

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:43 WITA

Tiga Anggota DPRD TTU Diberhentikan Sementara Terkait Pelanggaran Kode Etik

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Berita Terbaru