Martinus Bait, Bocah Penderita Kanker Masih Terbaring Lemah di RSUD W.Z Yohanes Kupang

- Editor

Senin, 11 Oktober 2021 - 08:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,jurnal-NTT.com – Martinus Bait, bocah diduga menderita sakit kanker asal Desa Fatukona, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, masih terbaring lemah di RSUD W.Z. Yohanes Kupang. Martinus menjalani perawatan di RSUD W.Z Yohanes Kupang sejak Sabtu (25/9/2021).

Pantauan media ini, Senin (11/10/2021), Martinus masih dirawat secara intensif di ruang rawat Mawar, RSUD W.Z Yohanes Kupang.

Baca Juga  Bupati Kupang Bubarkan Posko Bencana, Pendeta Elim Naiboanat: "Kami Kurang Hati"

Kepada media ini, Hagar Appa, ibunda Martinus mengatakan, meskipun kondisi kesehatan Martinus belum mengalami perubahan yang siginifikan, namun keadaannya sudah sedikit lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebelum dirawat di rumah sakit, puteranya itu tidak bisa makan dan minum. Namun saat ini, selera makan Martinus mulai membaik.

“Sekarang dia sudah mulai makan. Sebelum bawa ke sini (rumah sakit), waktu masih di kampung, dia (Martinus) tidak bisa makan. Dia makan paling nasi dua sendok. Itupun campur air dengan nasi baru paksa dia makan. Kadang dia muntah kembali nasi yang dia makan”, jelasnya.

Baca Juga  Gadis Muda Diduga Diperkosa oleh Tiga Orang Laki-laki, Polisi Buru Pelaku

Hagar mengatakan, dokter yang merawat Martinus sudah menyampaikan bahwa, pada Selasa (12/10/2021), Martinus akan dibawa ke laboratorium untuk pengambilan sampel jaringan luka untuk tindakan biopsi.

Hasil pemeriksaan laboratorium itu, barulah diketahui secara pasti apakah penyakit yang diderita Martinus itu merupakan penyakit kanker atau penyakit lain. (epy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang
Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai
Pemerintah Kecamatan Biboki Anleu Mulai Tertibkan Ternak yang Berkeliaran Bebas
Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus
Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas
Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara
Merasa Dipimpongi, Keluarga Aprianto Tikneon Minta Kasus Penganiayaan Diambil Alih Polda NTT
Diduga Alami Gejala Keracunan Setelah Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Insana Terpaksa Dipulangkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:34 WITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:45 WITA

Polres TTU Gelar Pasukan, Operasi Keselamatan Turangga 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:48 WITA

Personel Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Jadi Tenaga Pendidik di SDK Benus

Senin, 9 Maret 2026 - 08:56 WITA

Pemkab TTU Digugat Rp 4,2 Miliar, Dalam Dugaan Kasus Pengadaan Vaksin dan Digitalisasi Puskesmas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:36 WITA

Sikap Tegas BGN, SPPG Insana Susulaku di TTU Dihentikan Sementara

Berita Terbaru

Bupati Kupang, Yosef Lede, SH

ADVERTORIAL

Bupati Kupang Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:30 WITA

BERITA

Seorang Ayah di TTU Tebas Anak Kandung dengan Parang

Jumat, 13 Mar 2026 - 08:34 WITA