DPRD Kabupaten Kupang Segera Bentuk Pansus Mafia Pupuk

- Editor

Jumat, 2 Juli 2021 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, jurnal-NTT.com – Merespon indikasi adanya mafia pupuk di Kabupaten Kupang, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kupang, segera membentuk Panitia Khusus (Pansus).

Demikian disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase, saat dikonfirmasi media ini, Jumat (2/7/2021).

Menurut Mase, rencana pembentukan Pansus ini akan diawali dengan rapat pimpinan DPRD bersama seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Kupang. Rapat fraksi yang rencananya akan digelar pada Senin (5/7/2021) itu bertujuan untuk mendengar sikap dari seluruh fraksi terkait rencana pembentukan Pansus mafia pupuk tersebut.

Mase menegaskan, pembentukan Pansus itu sangat urgen dilaksanakan. Sebab saat ini petani sangat sulit mendapatkan pupuk untuk Musim Tanam II tahun ini . Sulitnya petani mendapatkan pupuk ini menurut Mase bukan karena terjadi kelangkaan pupuk tapi diduga kuat adanya mafia pupuk di tingkat distributor pupuk.

Ia melanjutkan, alasan yang disampaikan oleh distributor pupuk dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kabupaten Kupang bahwa jatah pupuk bersubsidi sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) telah hangus adalah tidak mendasar. Sebab saat ini ada pupuk sebanyak 2000 ton masih tersimpan di gudang milik produsen pupuk.

Baca Juga  Realisasi Program Jamban Sehat di Desa Nanebot Diduga Tidak Sesuai RAB

“Alasan pupuk hangus itu, ketika kita minta regulasinya, mereka (distributor pupuk dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang) tidak bisa menjawab. Katanya Permen (peraturan menteri). Permen harus disosialisasikan dulu. Bukan tiba-tiba bilang pupuk hangus. Masyarakat bisa mati kelaparan karena sudah pasti gagal tanam”, ungkapnya.

Mase melanjutkan, DPRD Kabupaten Kupang sangat mendukung program 5P yang saat ini sedang direalisasi oleh Pemkab Kupang.

Baca Juga  Masyarakat Malaka Berobat Pakai E-KTP di Seluruh Indonesia

“Program 5P itu sangat bagus. Karena itu hal-hal yang berhubungan dengan pupuk, air, ini menjadi perhatian serius”, pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan
Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur
Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat
Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal
Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu
Mahasiswa dan Keluarga dr. Icha Demo di DPRD TTU, Desak Pecat 3 Anggota Dewan
Adat Jalan, Hukum Jalan – Keluarga Dokter Icha Tantang Oknum DPRD TTU Lewat Sumpah Adat
Diduga Intimidasi Dokter Jaga, 3 Orang Anggota DPRD TTU dan Dokter Hewan Dilaporkan ke Polda NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Diduga Langgar Pasal 530 KUHP, Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Masuk Penyidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37 WITA

Viktor Laiskodat, Serap Aspirasi Pendidikan dan Pertanian Warga Miomaffo Timur

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WITA

Dari Ruangan Bupati Hingga Landasan : Kisah di Balik Nama Bandara Jack Ukat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:20 WITA

Menjawab Penantian Panjang, Bandara Jack Ukat Buktikan TTU Tak Lagi Tertinggal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:37 WITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Berita Terbaru

BERITA

Subsidi Tiket Pesawat, Harapan Warga Kefamenanu

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:37 WITA