Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo

- Editor

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEFAMENANU, JURNALNTT -Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, bersama rombongan kepada masyarakat di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo pada, Senin (31/8/ 2026).

Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten TTU yang dikenal sebagai daerah “Sonaf Besi” merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk Kabupaten Ende, Pemerintah Kabupaten TTU menyalurkan bantuan sebesar Rp131.000.000,- yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten TTU, Kepolisian Resor TTU, dan para seniman TTU melalui kegiatan penggalangan dana bertajuk “Nada Harapan TTU untuk Flores”.

Baca Juga  Bupati Malaka Malaka Sambut Positif Misi CD Bethesda Yakkum

Sementara itu, untuk Kabupaten Nagekeo, Pemerintah Kabupaten TTU menyerahkan bantuan sebesar Rp100.000.000,-. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati TTU didampingi Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, dan diterima oleh Bupati Nagekeo, Drs. Simplisius Donatus, M.Si.

Kepala Desa Rukuramba, Kecamatan Ende, Usta Karo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten TTU atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami masyarakat Desa Rukuramba sangat menghargai kehadiran langsung Bapak Bupati TTU di tengah masyarakat yang sedang mengalami bencana. Kami tidak melihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari ketulusan dan kepedulian yang ditunjukkan,” ujar Usta Karo.

Usta Karo juga menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Ende mengalami dampak cukup signifikan. Berdasarkan data yang diterima, terdapat 32 desa yang terdampak, dengan 1.687 unit rumah warga mengalami kerusakan pada kategori ringan, sedang, dan berat.

Baca Juga  Bupati Malaka Pimpin Rapat Sinkronisasi Data Vaksin Malaka

Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sekolah yang saat ini masih dalam proses pendataan.

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten TTU dan Polres TTU atas kepedulian kemanusiaan yang ditunjukkan.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nagekeo, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Kehadiran dan uluran tangan dari saudara-saudara kita sangat berarti dalam mendukung proses pemulihan pascabencana,” ungkap Simplisius.

Bupati TTU, Yoseph Falentinus Delasalle Kebo, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat TTU kepada sesama warga Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga  Pemkab TTU Bekukan Izin RS Leona dan Minta CCTV Diamankan untuk Bukti

“Duka yang terjadi di Ende dan Nagekeo adalah duka kita bersama. Kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Kami berharap masyarakat dapat segera bangkit, aktivitas kembali normal, dan anak-anak dapat kembali bersekolah,” ujar Falen Kebo.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan hasil penggalangan dana “Nada Harapan TTU untuk Flores” yang melibatkan partisipasi sukarelawan, Aparatur Sipil Negara, dan aparat keamanan di wilayah Kabupaten TTU.

Pemerintah Kabupaten TTU berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan di wilayah Ende dan Nagekeo. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Mario

Editor : Maryo Usboko

Sumber Berita: JurnalNTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia
2 Tahun Pungli Pakai Cap Palsu, Oknum Kabid di TTU Menunggu Surat Pemecatan
Cegah Kecelakaan, Polisi TTU Larang Mengemudi di Bawah Pengaruh Miras
Dugaan Aniaya Dokter, 3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka
81 Tahun Merdeka, Warga Oelamuke di TTU Masih Hidup dalam Gelap
Praktisi Hukum Apresiasi Polda NTT Ungkap Pelaku di Balik Akun “Lika Liku NTT”
43.445 KK TTU Terima Bantuan Beras Dari Pemerintah
1 Bulan Mengabdi di TTU, KKN Unwira Tutup Dengan Apresiasi Tinggi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Pemkab TTU Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp 231 Juta untuk Korban Gempa di Ende dan Nagekeo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:28 WITA

PIAR – NTT Adukan Dugaan TPPO dan Pemalsuan Dokumen PMI Kupang yang Meninggal di Malaysia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:19 WITA

2 Tahun Pungli Pakai Cap Palsu, Oknum Kabid di TTU Menunggu Surat Pemecatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Cegah Kecelakaan, Polisi TTU Larang Mengemudi di Bawah Pengaruh Miras

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:53 WITA

Dugaan Aniaya Dokter, 3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka

Berita Terbaru

BERITA

Dugaan Aniaya Dokter, 3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:53 WITA